2018-03-05   |   Dilihat 297 kali
WUJUDKAN SWASEMBADA BAWANG PUTIH, PEMKAB REALISASIKAN MOU DENGAN IMPORTIR
Foto : Dok. Disperta-lmj

Percepatan pengembangan kawasan komoditi holtikultura bawang putih terus diupayakan dengan menjalin kemitraan bersama importir bawang putih. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang merealisasikan MoU Kemitraan dengan Importir bawang putih PT. Fajar Mulya, PT. Aman Buana Putera dan CV. Bawang Mas 99 dengan luasan awal lahan 75 ha, Senin (5/3/2018), di Balai Pembenihan Desa  Argosari Kecamatan Senduro.

Adapun acara diawali dengan penanaman bibit Bawang Putih oleh Kepala Dinas Pertanian beserta jajarannya, Pimpinan Cabang Mitra Perbankan Bank Rakyat Indonesia, Jajaran Aparat Kecamatan Senduro, Jajaran Koramil Senduro, perwakilan Gapoktan seluruh Kecamatan Senduro dan para petani  bawang  putih di wilayah Argosari beserta perwakilan dari PT. Fajar Mulya, PT. Aman Buana Putera dan CV. Bawang Mas 99.

Dalam Kesempatan ini, Haji Ali selaku Perwakilan PT. Fajar Mulya berterima kasih atas dukungan dan pendampingan dari Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Pertanian serta para petani Argosari dalam mewujudkan swasembada bawang putih di Indonesia. Ia menyampaikan bahwa PT. Fajar Mulya dalam rencana perusahaan kedepannya ingin melaksanakan penanaman bawang putih di Argosari seluas 300-400 ha. Sedangkan PT. Aman Buana Putra dan CV. Bawang 99 juga berencana akan mengembangkan area/luasan lahan  penanaman bawang putih.

Lebih lanjut, Haji Ali menjelaskan masih terdapat beberapa kendala dan hambatan dalam merealisasikan perencanaan tersebut, diantaranya kurangnya ketertarikan masyarakat petani Argosari pada khususnya untuk menanam bawang putih serta minimnya kemampuan dan kompetensi SDM tentang budi daya bawang putih.

Dengan kegiatan penanaman bawang putih bersama ini, diharapkan kedepannya para petani bisa lebih tertarik, terbuka dan mengerti tentang budidaya bawang putih yang baik. Bahkan PT. Fajar Mulya bersedia untuk memfasilitasi para petani untuk melihat dan studi banding dalam rangka serap alih teknologi pertanian budidaya bawang putih yang sudah berjalan dan sukses dikembangkan oleh PT. Fajar Mulya.

Selain itu, Haji Ali menegaskan Perusahaan juga tidak akan lepas tangan dan bersedia  membeli produk bawang putih yang dihasilkan oleh para petani namun juga tidak serta merta memaksa petani untuk menjual produk hasil taninya kepada Perusahaan. “Para petani kami berikan pilihan dan kebebasan untuk menjual bawang putihnya baik itu di luar atau di perusahaan sesuai harga terbaiknya”, tegasnya.

Senada dengan itu, Kabid holtikultura Dinas Pertanian, Ir. Donny Ananto, MP menegaskan kembali atas kesiapan dan komitmen petani, apakah para petani benar-benar siap untuk menerima progam kemitraan ini, karena dalam hitungan dan kalkulasi usaha taninya 75% untuk petani dan sisanya untuk importir, kebijakan ini sangat menguntungkan dan berpihak dengan petani. Selain itu, dengan program kemitraan ini, petani hanya meluangkan waktu, lahan dan tenaga saja sedangkan terkait benih, pupuk dan pestisida total akan dibiayai dan ditanggung oleh perusahaan importir bawang putih. Dukungan kepada petani terus diberikan melalui pendampingan para PPL, Babinsa serta layanan finansial dari Bank BRI.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Ir. Imam Suryadi, M.Si menyampaikan bahwa pengembangan kawasan bawang putih ini merupakan hal penting sebagai upaya bersama-sama untuk mensejahterakan dan meningkatkan pendapatan para petani. Selain itu, Ia juga mengatakan bahwasanya pengembangan kawasan bawang putih ini bisa bergeser dan menyebar ke beberapa Desa lainnya, bahkan saat ini ada 2 Desa yang juga mengajukan permohonan untuk program kemitraan ini, diantaranya Desa Kandang Tepus  yang siap dengan minimal lahan 180-200 ha, Desa Ranu Pane dengan total seluruh areal minimal 500 ha.

Lebih lanjut, Kepala Dinas Pertanian meminta kepada para petani agar bisa selalu terbuka dan  kompak serta berbagi ilmu dengan didampingi oleh petugas baik PPL, Babinsa maupun mitra perbankan. “jika ada kesulitan apapun bisa disampaikan agar bisa kita pecahkan dan carikan solusi bersama, sehingga program pengembangan kemitraan bawang putih ini bisa berhasil secara maksimal dan kesejahteraan petani bisa terwujud”, pungkasnya. (Disperta-lmj)

12 April 2018   |   Dilihat 11 kali   |   Baca
ASISTEN PERBANG BUKA RAPAT ANGGOTA KONI
Baca Press Release Lainnya....
07 Juli 2018   |   Dilihat 229 kali   |   Baca
LUMAJANG KEMBALI RAIH PRESTASI NASIONAL DI ACARA PERPUSERU ......................................................................................................
10 Juli 2018   |   Dilihat 194 kali   |   Baca
TMMD KE 102 RESMI DIBUKA, BUPATI HARAPKAN TNI MAMPU MEMBANGUN KARAKTER BANGSA ......................................................................................................
12 Juli 2018   |   Dilihat 186 kali   |   Baca
MANTAPKAN PANGAN, PEMKAB LUMAJANG PANEN PERDANA PADI VARIETAS UNGGUL M400 ......................................................................................................
17 Juli 2018   |   Dilihat 172 kali   |   Baca
TINGKATKAN AKURASI DATA PRODUKSI TANAMAN PANGAN MELALUI PELATIHAN PENGGUNAAN ALAT UBINAN ......................................................................................................
09 Juli 2018   |   Dilihat 134 kali   |   Baca
DIKLAT PIM TK IV ANGKATAN CLXXVI RESMI DITUTUP ......................................................................................................