2018-10-03   |   Dilihat 98 kali
TEKAN AKI-AKB, PUSKESMAS GUCIALIT BERIKAN PELATIHAN SUSI BAGI PASANGAN BUMIL
Foto : Dok. Dinkes-lmj

Sebagai upaya mengurangi risiko kematian ibu pada masa kehamilan, persalinan, dan kematian bayi, Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Puskesmas Gucialit menyelenggarakan kegiatan pelatihan Suami Siaga (SUSI) bagi pasangan ibu hamil se-Kecamatan Gucialit yang berlangsung pada tanggal 1-3 Oktober 2018, bertempat di Balai Desa Gucialit Kecamatan Gucialit.

Kepala Puskesmas Gucialit dr. Ima Rifiyanti menyampaikan bahwa persalinan aman merupakan hal yang harus dapat dilaksanakan oleh semua pasangan ibu hamil. Menurutnya, dengan persalinan aman, maka ibu hamil dapat melahirkan dengan selamat dan bayi yang lahir sehat, serta dapat tumbuh dan berkembang menjadi generasi penerus yang berkualitas.

Lebih lanjut, dia juga mengatakan bahwa sejak program SUSI diterapkan hingga saat ini, suami ibu hamil yang mengikuti pelatihan SUSI telah mengalami banyak peningkatan. “Sebelumnya jumlah pasangan bumil (ibu hamil,red) yang mengikuti pelatihan hanya 10 pasang per desa. Dan saat ini, jumlah pasangan bumil yang mengikuti pelatihan SUSI menjadi kurang lebih 15-25 pasang per desa,” ujarnya.

Dirinya berharap agar Puskesmas Gucialit dapat bekerja sama dengan Pemerintah Desa untuk meningkatkan peran aktif dalam penyelenggaraan program pemberdayaan masyarakat dibidang kesehatan, baik melalui kegiatan pelatihan SUSI maupun kegiatan-kegiatan serupa lainnya.

Disamping itu, Ima Rifiyanti mengatakan bahwa antusias peserta pelatihan SUSI ini sangat bagus. Hal ini terlihat dari tindak lanjut setelah pelatihan SUSI, para suami banyak yang mengantarkan istrinya periksa ANCTerpadu dan USG ke Puskesmas Gucialit.

Lebih lanjut, dia juga mengatakan, dalam pemeriksaan ANCTerpadu, ibu hamil akan mendapatkan pelayanan yang lengkap, yakni pemeriksaan dokter umum, dokter gigi, pemeriksaan laboratorium Hb, HbsAg, Proteinuri, Rapid Test HIV, Skrining Pre Eklampsi dan USG.

“Di Tahun Anggaran 2018, Puskesmas Gucialit telah melatih sebanyak 113 pasangan ibu hamil se-Kecamatan Gucialit. Untuk itu, saya berharap agar suami yang telah terlatih SUSI bisa menjadi inspirator bagi suami-suami lain agar lebih peduli kepada kebutuhan istrinya yang sedang hamil,” katanya.

Ima Rifiyanti juga mengungkapkan bahwa pelatihan SUSI ini fokus pada pemberdayaan keluarga, mendekatkan akses layanan kesehatan berkualitas terhadap sasaran penduduk yang rentan, mengajarkan kesetaraan gender akan peran dan tanggung jawab kedua belah pihak terhadap kehamilan, serta persalinan dan perawatan bayi hingga 1000 hari pertama kehidupan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Puskesmas Gucialit juga menyosialisasikan program Jampersal (Jaminan Persalinan) untuk membantu ibu-ibu melahirkan secara gratis di fasilitas kesehatan pemerintah daerah pada 25 September 2018 kepada peserta pelatihan SUSI. (Dinkes, Kominfo-lmj)

05 September 2019   |   Dilihat 237 kali   |   Baca
PROGRAM KOTAKU, MEMBANGUN NEGERI DARI LORONG SEMPIT ......................................................................................................
04 September 2019   |   Dilihat 95 kali   |   Baca
ANAK LUMAJANG, BERANI JUJUR ITU HEBAT ......................................................................................................
03 September 2019   |   Dilihat 94 kali   |   Baca
KEMAJUAN DAN KEKUATAN PEREKONOMIAN INDONESIA HARUS DITOPANG DENGAN PERILAKU ANTI KORUPSI ......................................................................................................
01 September 2019   |   Dilihat 82 kali   |   Baca
PJ. SEKDA KAGUM DENGAN KEMERIAHAN PERINGATAN TAHUN BARU ISLAM DI KLANTING ......................................................................................................
02 September 2019   |   Dilihat 78 kali   |   Baca
LUMAJANG MENJADI TITIK KE 20 ROADSHOW BUS KPK 2019 ......................................................................................................