2018-10-29   |   Dilihat 196 kali
FESTIVAL BANJIR TAHU SESSION 2 KEMBALI TUAI SUKSES PIKAT PENGUNJUNG
Foto : Dok. Bag. Humas & Protokol-lmj

Puluhan ribu masyarakat Lumajang membanjiri Lapangan Desa Kunir Kidul, Kecamatan Kunir untuk menyaksikan Malam Puncak Festival Banjir Tahu Session 2, Minggu (28/10/2018). Festival Banjir Tahu kedua ini sukses menyedot perhatian masyarakat dari berbagai daerah di Kabupaten Lumajang. Festival ini diadakan selama 2 hari mulai tanggal 27 - 28 Oktober 2018.

Pada Festival Tahu Session 2 ini, tumpeng tahu  raksasa berukuran  tinggi 6 meter, lebar 3 meter dengan total 16.207 potong tahu. Tumpeng tahu tersebut diarak keliling Desa Kunir Kidul diiringi berbagai kesenian khas Kabupaten Lumajang seperti Tari Godril, Jaran Kencak, Jaran Kepang dan berbagai kesenian daerah lainnya. Selama festival, masyarakat bisa mencicipi nikmatnya tahu secara gratis.

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq (Cak Thoriq) menilai Festival Banjir Tahu ini memiliki daya tarik tersendiri. Ia mengapresiasi masyarakat Kunir Kidul untuk kali keduanya menyelenggarakan event akbar ini dengan sukses dan meriah. "Ini semua hasil keringat masyarakat Kunir Kidul, sebagai wujud syukur produksi tahunya Kunir Kidul laku di masyarakat," ujarnya.

Melihat antusiasme dan peluang potensi wisata dari event ini, Cak Thoriq berencana akan mengagendakan Festival Banjir Tahu ini sebagai agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam rangkaian Hari Jadi Lumajang (Harjalu).

"Tentu Pemerintah Kabupaten Lumajang sangat berterimakasih atas inisiatif masyarakat Kunir Kidul bersama Kepala Desa, Insha Allah festival ini tahun depan menjadi agenda rutin dan menjadi salah satu agenda pada rangkaian Hari Jadi Kabupaten Lumajang," ujar Cak Thoriq.

Senada dengan Bupati , Wakil Bupati Lumajang, Bunda Indah Amperawati melihat potensi dari event ini. Ia menilai, dengan diadakannya festival ini nantinya tidak hanya sukses penyelenggarannya saja, namun juga dapat menggerakkan roda perekonomian di daerah Kunir Kidul.

"Kunir iki pancene hebat, luar biasa, ini bisa menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Lumajang, mudah - mudahanan ini bisa mengangkat Kunir Kidul dengan produksi tahunya, oleh karena itu Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi dan Dinas Pariwisata untuk mendorong dan mengembangkan usaha tahu di Kunir Kidul," himbaunya.

Sementara itu, Kepala Desa Kunir Kidul, Hasyim Nawawi menjelaskan bahwa Festival Banjir Tahu ini diadakan untuk mempromosikan segala potensi yang ada di Kunir Kidul. Ia menjelaskan di desanya tersebut banyak potensi yang ingin ia kenalkan lagi kepada masyarakat luas.

"Semoga dengan adanya Festival Banjir Tahu ini UMKM dan kesenian di Kunir Kidul bisa lebih dikenal masyarakat Lumajang. Home industri tahu tempe ada sekitar 194, semoga dengan festival ini dan banyaknya pengrajin ini bisa mendongkrak perekonomian, sehingga masyarakatnya tidak ada yang nganggur," harapnya. (Kominfo-lmj)

19 November 2019   |   Dilihat 272 kali   |   Baca
RALAT SURAT PENGUMUMAN PENERIMAAN CPNS 2019 PEMKAB LUMAJANG DITERBITKAN ......................................................................................................
09 November 2019   |   Dilihat 176 kali   |   Baca
LUMAJANG RAIH PLATINUM DALAM INDOHCF INNOVATION AWARDS III ......................................................................................................
04 November 2019   |   Dilihat 171 kali   |   Baca
KEPALA OPD HARUS PAHAMI TUPOKSI DAN PROGRAM KERJANYA ......................................................................................................
11 November 2019   |   Dilihat 161 kali   |   Baca
PUSTAKAWAN DESA DI LUMAJANG MENDAPAT BIMTEK PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN ......................................................................................................
07 November 2019   |   Dilihat 160 kali   |   Baca
BUPATI DAN WABUP BUKA FESTIVAL PAK MA'AJEH PERDANA ......................................................................................................