2019-03-13   |   Dilihat 39 kali
PEMKAB AKAN BENTUK TIM PHBS UNTUK TINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT BER-PHBS
Foto : Dok. Dinkes-lmj

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang akan membentuk Tim PHBS Kabupaten Lumajang, sebagai upaya untuk menumbuhkan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang dr. Rosyidah saat membuka acara Pertemuan Koordinasi Lintas Sektor dalam Optimalisasi Program PHBS Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang Tahun 2019, bertempat di Ruang Pertemuan Pisang Agung Kantor Dinas Kesehatan Kab. Lumajang, Rabu (13/3/2019).

dr. Rosyidah juga menyampaikan, bahwa program PHBS adalah salah satu program terapan yang mampu mengajarkan masyarakat untuk memulai perilaku yang sehat dalam berbagai tatanan. Menurutnya, PHBS juga menjadi upaya untuk memberikan pengalaman belajar atau menciptakan suatu kondisi bagi perorangan, keluarga, kelompok dan masyarakat dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan.

“Ke depan, Kami (Dinas Kesehatan, red) bersama Tim PHBS akan membuka jalur komunikasi, memberikan informasi dan melakukan edukasi tentang PHBS kepada masyarakat. Jadi, dengan begitu masyarakat bisa mengenali dan mengetahui masalahnya sendiri dalam tatanan rumah tangga, agar dapat menerapkan cara-cara hidup sehat dalam rangka menjaga dan meningkatkan kesehatannya,” ujarnya.

Disamping itu, dr. Rosyidah juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini, Dinas Kesehatan telah memantau dan mengevaluasi kondisi penerapan PHBS berdasarkan hasil pengkajian dan survei di Kabupaten Lumajang.

Ditahun 2018, diungkapkan dr. Rosyidah, sesuai data dari hasil pengkajian dan survei penilaian PHBS di Kabupaten Lumajang, ditemukan sejumlah perilaku masyarakat yang kurang sehat, diantaranya masih banyak masyarakat yang merokok, kurangnya seorang ibu memberikan ASI Eksklusif kepada bayi hingga 6 bulan, dan masih ada masyarakat yang tidak melakukan persalinan di fasilitas kesehatan.

“Kondisi ini tentu menjadi tantangan bagi semua pihak, khususnya pemerintah, insan kesehatan maupun segenap lintas sektor terkait untuk lebih mengoptimalkan upaya dalam menumbuhkan dan mengembangkan PHBS,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa dengan adanya program persalinan gratis yang telah diluncurkan oleh Pemkab Lumajang pada tahun 2018 lalu, masyarakat Lumajang dapat melakukan secara gratis di sejumlah fasilitas kesehatan.

“Ini adalah salah satu upaya pemerintah untuk mengatasi permasalahan kurangnya penerapan PHBS oleh masyarakat. Sekarang, masyarakat bisa menikmati program layanan persalinan gratis di fasilitas kesehatan, tanpa memikirkan beban biaya persalinan,” imbuhnya. (Dinkes, Kominfo-lmj)

14 Maret 2019   |   Dilihat 1258 kali   |   Baca
SI PERLU JUGA AKAN DITERAPKAN UNTUK TENAGA NON PNS ......................................................................................................
01 Maret 2019   |   Dilihat 126 kali   |   Baca
BUPATI LUMAJANG PIMPIN APEL PEMBUKAAAN JAMBORE DTD ......................................................................................................
04 Maret 2019   |   Dilihat 116 kali   |   Baca
WABUP MINTA DINKES SEGERA SUSUN DRAF REGULASI PENANGANAN TUBERCULOSIS DI LUMAJANG ......................................................................................................
18 Maret 2019   |   Dilihat 106 kali   |   Baca
INGIN WARGANYA SEHAT, PEMKAB LUMAJANG PERCEPAT ODF ......................................................................................................
18 Maret 2019   |   Dilihat 102 kali   |   Baca
PEMKAB SELENGGARAKAN WORKSHOP KESIAPAN RUJUKAN IGD-UGD MODERN ......................................................................................................