2019-03-15   |   Dilihat 61 kali
WABUP AJAK MASYARAKAT LESTARIKAN ANGGREK EKOR TUPAI
Foto : Dok. Bag. Humas & Protokol-lmj

Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah) ajak masyarakat melestarikan tanaman Anggrek Ekor Tupai. Hal itu disampaikan Bunda Indah usai memasang Anggrek jenis Ekor Tupai secara simbolis di Alun - Alun Lumajang, Jum’at (15/03/2019).

Anggrek tersebut merupakan sumbangan dari Paguyuban Puspa Semeru Lumajang sebanyak 1000 tanaman anggrek yang akan dipasang di sekitar Alun - Alun Lumajang, Hutan Kota dan pohon penghijauan.

“Kita mendapatkan sumbangan dari komunitas pecinta bunga Puspa Semeru sebanyak 1000 anggrek ekor tupai, yang itu menempel di pohon, pagi ini secara simbolis menempel pohon anggrek didepan persis rumah jabatan Wakil Bupati,” ujar Bunda Indah.

Bunda Indah menjelaskan bahwa kegiatan ini sebagai salah satu bentuk edukasi kepada masyarakat agar lebih mencintai lingkungan. Ia mengajak masyarakat semakin sadar terhadap lingkungan dengan ikut aktif menanam tanaman di lingkungan sekitar.

“Kegiatan ini salah satu bentuk kontribusi kepada makhluk hidup di bumi ini, pohon dan bunga juga makhluk hidup, jadi jangan mereka disakiti, jangan ditebang seenaknya,”tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dinas Lingkungan Hidup Lumajang, Yuli Harismawati menyampaikan apresiasinya terhadap Paguyuban Puspa Semeru Lumajang atas sumbangsihnya memperindah kota Lumajang.

“Saya terimakasih kepada teman-teman Paguyuban Puspa Semeru Lumajang, dengan partisipasi, kepedulian mempercantik Lumajang, semakin meyakinkan kita (Pemkab. Lumajang,red) bahwa teman-teman komunitas juga peduli terhadap lingkungan, terutama terhadap pelestarian keanekaragaman hayati,” ujarnya.

Dijelaskan Yuli Haris bahwa Anggrek Ekor Tupai dengan nama latin Rhycostilis retusa banyak ditemui di beberapa wilayah di Lumajang dan dapat disebut sebagai tanaman endemik Lumajang. Karena ketidaktahuan masyarakat, seringkali Anggrek jenis ini dianggap sebagai gulma karena ditemui menempel di pohon asem dan jati.

“Selama ini orang menganggap tanaman ini sebagai gulma, padahal anggrek yang sangat cantik, teman-teman dari Puspa Semeru nanti akan mengawal adaptasi di pohon, karena ada 1000 anggrek yang disumbangkan, ini akan menjadi kebanggaan dan akan membuat masyarakat mencintai kotanya dengan keindahan tanaman hias,” jelasnya. (Kominfo-lmj)

14 Maret 2019   |   Dilihat 1258 kali   |   Baca
SI PERLU JUGA AKAN DITERAPKAN UNTUK TENAGA NON PNS ......................................................................................................
01 Maret 2019   |   Dilihat 126 kali   |   Baca
BUPATI LUMAJANG PIMPIN APEL PEMBUKAAAN JAMBORE DTD ......................................................................................................
04 Maret 2019   |   Dilihat 116 kali   |   Baca
WABUP MINTA DINKES SEGERA SUSUN DRAF REGULASI PENANGANAN TUBERCULOSIS DI LUMAJANG ......................................................................................................
18 Maret 2019   |   Dilihat 106 kali   |   Baca
INGIN WARGANYA SEHAT, PEMKAB LUMAJANG PERCEPAT ODF ......................................................................................................
18 Maret 2019   |   Dilihat 102 kali   |   Baca
PEMKAB SELENGGARAKAN WORKSHOP KESIAPAN RUJUKAN IGD-UGD MODERN ......................................................................................................