2018-12-25   |   Dilihat 64 kali
PEMKAB AKAN FASILITASI KEBUTUHAN PENYANDANG DISABILITAS DI LUMAJANG
Foto : Dok. PPDI-lmj

Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memberikan apresiasi kepada atlet-atlet disablitas atas prestasi yang diraihnya di bidang olahraga yang mengharumkan nama Kabupaten Lumajang.

"Atlet disabilitas Lumajang banyak yang berprestasi, saya akan memerintahkan Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga, red) untuk memberikan pelatihan yang lebih maksimal. Dan, Alun-Alun pun sudah saya beri akses jalan untuk kaum difabel," ujar Bunda Indah saat menghadiri acara Jambore Disabilitas Lumajang tahun 2018, bertempat di area PTPN XII Kertowono Gucialit, Senin (25/12/2018) malam.

Bunda Indah juga menyampaikan, dirinya merasa bangga dengan masyarakat penyandang disabilitas yang tergabung dalam Organisasi Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Lumajang, karena bisa hidup mandiri dan bermanfaat bagi orang lain. 

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Indah juga berpesan agar masyarakat penyandang disabilitas harus tetap semangat dan terus meningkatkan kreativitas, serta mengembangkan potensi diri.

"Kami dari Pemkab Lumajang akan lebih memperhatikan kebutuhan penyandang disabilitas secara umum, baik akses di ruang publik, administrasi dan olahraga disabilitas," katanya. 

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Djohari Irianto dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan Jambore Disabilitas ini bertujuan untuk memupuk rasa solidaritas dan kreativitas di kalangan kaum difabel.

Lebih lanjut, dia juga mengatakan, kegiatan ini diadakan dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional yang jatuh pada tanggal 3 Desember 2018 lalu. Dan, kegiatan ini akan digelar selama dua hari, yakni tanggal 24-25 Desember 2018.

"Jambore ini digagas oleh Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia Kabupaten Lumajang dan Komunitas Kampung Edukasi Jejak Pena," katanya.

Disamping itu, Djohari juga mengungkapkan bahwa Jambore ini adalah Jambore Disabilitas perdana yang digelar di Kabupaten Lumajang yang rencananya dikhususkan untuk masyarakat difabel Lumajang, namun antusias difabel dari luar kota sangat tinggi. Dalam acara tersebut, tercatat peserta kaum difabel dari Kabupaten Jember, Banyuwangi, dan Surabaya, dengan total sejumlah 160 peserta dan dukungan 40 relawan.

"Jambore Disabilitas perdana ini sengaja kami adakan secara swadaya mandiri, dengan harapan ke depan bisa menjadi inspirasi kepedulian disabilitas bagi masyarakat dan Pemerintah Daerah," ungkapnya.

Djohari berharap agar sejumlah ide dan gagasan dari masyarakat difabel yang disampaikan kepada Wakil Bupati Lumajang dalam acara ini, nantinya dapat dituangkan dalam rekomendasi kepada Pemerintah Daerah, sehingga dapat dijadikan sebuah Peraturan Daerah (Perda) tentang Disabilitas ke depannya. (Bag. Humas & Protokol, Kominfo-lmj)

02 Mei 2020   |   Dilihat 688 kali   |   Baca
WARGA TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19 DI LUMAJANG MENJADI 23 ......................................................................................................
18 Mei 2020   |   Dilihat 384 kali   |   Baca
BUPATI MENGKLARIFIKASI DAN EVALUASI TERKAIT RAMAINYA PEMBELI DI PERTOKOAN SAAT MENJELANG HARI RAYA IDUL FITRI ......................................................................................................
09 Mei 2020   |   Dilihat 373 kali   |   Baca
29.008 KK DI LUMAJANG BAKAL TERIMA BANSOS TUNAI KEMENSOS RI ......................................................................................................
12 Mei 2020   |   Dilihat 362 kali   |   Baca
PANDEMI COVID-19, KABUPATEN LUMAJANG DAPAT TAMBAHAN PERLUASAN PROGRAM SEMBAKO 32.139 KPM ......................................................................................................
09 Mei 2020   |   Dilihat 335 kali   |   Baca
SATU PASIEN POSITIF CORONA DAN TIGA PASIEN POSITIF CORONA DINYATAKAN SEMBUH ......................................................................................................