2019-01-30   |   Dilihat 96 kali
WABUP INGIN KOPWAN DI LUMAJANG PUNYA USAHA EKONOMI PRODUKTIF
Foto : Dok. Bag. Humas & Protokol-lmj

Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) menginginkan agar Koperasi Wanita (Kopwan) di Kabupaten Lumajang, tidak hanya menangani usaha simpan pinjam, tetapi Kopwan juga harus mempunyai usaha untuk membangun ekonomi yang produktif untuk bisa maju dan berkembang.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Wanita "Kartini" Kelurahan Ditotrunan tahun 2019, bertempat di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Rabu (30/1/2019) pagi.

Bunda Indah juga menyampaikan, pihaknya sangat mengapresiasi dengan kinerja Koperasi Wanita Kartini. Dirinya menilai bahwa koperasi wanita tersebut adalah koperasi wanita paling sehat diantara 205 Kopwan lainnya.

Sejauh ini, disampaikan Bunda Indah, Kopwan Kartini ini memiliki aset tertinggi dengan Sisa Hasil Usaha (SHU) yang mencapai Rp127.651.500. "Untuk itu, saya merasa bangga menjadi anggota Koperasi Kartini," ujarnya.

Disamping itu, Bunda Indah juga mengungkapkan bahwa di Kabupaten Lumajang terdapat sekitar 654 Koperasi, tetapi masih ada beberapa koperasi simpan pinjam yang tidak bernafaskan jiwa koperasi atau tidak sehat, yakni pemilik perorangan yang beralibi Koperasi.

"Untuk itu, saya mengharapkan agar koperasi harus dikelola dengan amanah, supaya dapat bernafaskan jiwa Koperasi," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Lumajang Abdul Majid mengatakan, bahwa jumlah koperasi di Kabupaten Lumajang pada 2 tahun terakhir ini, yakni mulai tahun 2017 - 2018 tercatat sebanyak 654 Koperasi, dan jumlah anggotanya pada 2017 tercatat sebanyak 112.145 orang, sedangkan di tahun 2018 tercatat jumlah anggotanya sebanyak 128.569 orang.

Lebih lanjut, dia juga mengatakan, adapun untuk perkembangan Koperasi, diantaranya Koperasi aktif mengalami penurunan sebanyak 6%, Koperasi tidak aktif mengalami kenaikan sebanyak 7%, Koperasi yang melakukan RAT tercatat sebanyak 378 Koperasi naik.

Sedangkan, Koperasi yang telah mendapatkan Sertifikat Nomor Induk Koperasi (NIK) sebanyak 413 Koperasi, Koperasi yang telah mempunyai modal sendiri senilai Rp241 Miliar naik sebanyak 14%, Koperasi yang telah mempunyai modal luar senilai Rp169 Miliar naik sebanyak 17%, Koperasi yang telah mempunyai volume usaha senilai Rp126 Miliar naik sebanyak 18%, Koperasi yang telah mempunyai jumlah aset senilai Rp244 Miliar naik sebanyak 27%, dan Koperasi yang telah mempunyai SHU senilai Rp3,6 M naik sebanyak 31%.

"Jadi peningkatan pertumbuhan Koperasi di Kabupaten Lumajang saat ini telah mengalami peningkatan yang positif dalam berbagai aspek," ujarnya.

Sementara, Ketua Paguyuban Kopwan Kartini Kelurahan Ditotrunan Widiastuti dalam laporannya menyampaikan bahwa perkembangan awal anggota Kopwan Kartini di tahun 2017 adalah sejumlah 190 orang. Sedangkan, pada 2018 anggotanya bertambah menjadi 415 orang.

Koperasi Karitini, disampaikan Widiastuti, pada tahun 2019 jumlah Sisa Hasil Usaha nya telah mencapai Rp127.651.500. “Kami sangat bersyukur, saat ini Kopwan Kartini telah berhasil mencapai nilai SHU tertinggi di Kabupaten Lumajang. Semoga ke depan Kopwan Kartini bisa lebih maju dan berkembang lagi,” katanya. (Bag. Humas & Protokol, Kominfo-lmj)

09 Oktober 2019   |   Dilihat 255 kali   |   Baca
PJ. SEKDA : PENERIMAAN CPNS AKHIR OKTOBER ......................................................................................................
04 Oktober 2019   |   Dilihat 233 kali   |   Baca
PANSEL TETAPKAN EMPAT PESERTA LULUS SELEKSI ADMINISTRASI JABATAN SEKDA LUMAJANG ......................................................................................................
09 Oktober 2019   |   Dilihat 189 kali   |   Baca
TENAGA NON PNS DIHARAPKAN TINGKATKAN PROFESIONALITAS DAN KUALITAS KINERJA ......................................................................................................
04 Oktober 2019   |   Dilihat 171 kali   |   Baca
FORMASI BARU, TITIK BALIK KEBANGKITAN SEMERU FC LUMAJANG ......................................................................................................
01 Oktober 2019   |   Dilihat 149 kali   |   Baca
PANCASILA SEBAGAI DASAR PENGUATAN KARAKTER BANGSA MENUJU INDONESIA MAJU DAN BAHAGIA ......................................................................................................