2019-02-11   |   Dilihat 61 kali
HRIS DIHARAPKAN PERMUDAH TATA KELOLA DAN LAKSANA MSDM ASN DI LUMAJANG
Foto : Dok. Bag. Humas & Protokol-lmj

Human Resource Information System (HRIS) diharapkan dapat mempermudah tata kelola dan tata laksana Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) saat membuka acara Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepemimpinan (PIM) Tingkat IV Angkatan II Pola Kemitraan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur di lingkup Pemkab Lumajang tahun 2019, bertempat di Aula Kantor BKD Kabupaten Lumajang, Senin (11/2/2019) pagi.

Menurut Bunda Indah, saat ini tata cara dan tata kelola manajemen SDM di lingkungan Pemkab Lumajang masih dilakukan secara manual, dan ini dirasa sangat merepotkan dan kurang efisien.

“Untuk itu, kita butuh adanya Human Resource Information System, guna mendukung proses pengambilan keputusan atau biasa disebut Decision Support System dengan menyediakan berbagai informasi yang diperlukan,” ujarnya.

Saat ini, disampaikan Bunda Indah, bahwa Pemkab Lumajang telah melakukan upaya peningkatan disiplin terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN), diantaranya dengan menggunakan aplikasi Sistem Presensi Lumajang (Siperlu) berbasis Android. Namun demikian, Pemerintah Daerah akan melakukan penyempurnaan penggunaan Aplikasi Siperlu tersebut.

"Kita akan segera melakukan penyempurnaan sistem yang sudah kita miliki, dan kita juga akan menambahkan sistem lainnya yang dapat memberikan pengawasan dan pembinaan terhadap ASN, sehingga tingkat kedisiplinan ASN bisa lebih baik,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Indah meminta agar nantinya salah satu hasil karya tulis secara acak untuk diuji langsung. "Ini perlu dilakukan untuk mengetahui hasil dari peserta yang mengikuti diklat. Tidak boleh ada Ghost Writer, Saya minta salah satu, secara acak untuk menguji karya tulisnya," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Diklat Kompetensi dan Manajerial BPSDM Provinsi Jawa Timur Muhammad Suluh mengungkapkan, pihaknya akan berkomitmen untuk melaksanakan diklat yang berkualitas, sehingga dapat meningkatkan pelayanan publik.

Lebih lanjut, dia juga mengungkapkan bahwa pemberian pelayanan kepada publik harus diimbangi dengan adanya inovasi pelayanan publik. Menurutnya, inovasi adalah salah satu indikator daya saing. "Inovasi menjadi kata kunci salah satu meningkatkan daya saing termasuk daya saing di tingkat internasional," ujarnya.

Sementara, Plt. Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Lumajang Abdullah Wasian dalam laporannya mengatakan, diklat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan melaksanakan tugas secara profesional sesuai dengan tugas dan fungsi instansi terkait, serta memantapkan sikap pengabdian, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat.

Ia juga mengatakan bahwa Diklat PIM IV saat ini diikuti oleh sekitar 40 peserta Pejabat Eselon IV yang terdiri dari sejumlah Perangkat Daerah di lingkup Pemkab Lumajang. Dan, diklat ini akan dilaksanakan selama 97 hari efeketif, mulai 11 Februari 2019 hingga 24 Mei 2019. (Bag. Humas & Protokol, Kominfo-lmj)

20 Agustus 2019   |   Dilihat 220 kali   |   Baca
LESTARIKAN KEMBALI PERMAINAN TRADISONAL MELALUI LOMBA ORTRAD ......................................................................................................
08 Agustus 2019   |   Dilihat 197 kali   |   Baca
MASYARAKAT DIMINTA MULAI BUDAYAKAN PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA YANG BAIK DAN BENAR DI RUANG PUBLIK ......................................................................................................
21 Agustus 2019   |   Dilihat 171 kali   |   Baca
PESERTA PBI JKN NONAKTIF DI LUMAJANG MASIH BISA DAPATKAN LAYANAN KESEHATAN GRATIS ......................................................................................................
14 Agustus 2019   |   Dilihat 171 kali   |   Baca
PEMKAB LUMAJANG SALURKAN AIR BERSIH 120.000 LITER/HARI ......................................................................................................
11 Agustus 2019   |   Dilihat 168 kali   |   Baca
IDUL ADHA 1440 H, MOMENTUM TINGKATKAN SOLIDARITAS SOSIAL ......................................................................................................