2019-08-14   |   Dilihat 880 kali
PEMKAB LUMAJANG SALURKAN AIR BERSIH 120.000 LITER/HARI
Foto : Dok. BPBD-lmj

Berdasarkan informasi prakiraan iklim dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyebutkan bahwa puncak musim kemarau di tahun ini akan terjadi pada bulan Agustus hingga September 2019 nanti.

“Hasil prakiraan iklim BMKG, puncak musim kemarau akan terjadi di bulan Agustus hingga September 2019. Dan, yang seharusnya musim hujan dimulai pada bulan Oktober 2019, di tahun ini akan mundur beberapa hari, sekitar 10-30 hari, tergantung pada kondisi perubahan iklim di Indonesia,” ujar Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang M. Wawan Hadi Siswoyo di kantornya, Rabu (14/8/2019).

Wawan juga menyampaikan, bahwa musim kemarau yang berdampak kekeringan telah berlangsung selama beberapa minggu belakangan, dan saat ini dampaknya sudah mulai dirasakan oleh masyarakat, salah satunya adalah kekeringan yang menyebabkan krisis air bersih.

“Untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan air bersih, Pemkab (Pemerintah Kabupaten, red) Lumajang melalui BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah, red) setiap hari melakukan dropping air bersih sebanyak 24 titik wilayah Lumajang yang mengalami krisis air bersih,” katanya.

Selain itu, disampaikan Wawan, bahwa hingga saat pihaknya terus berupaya untuk melakukan penyaluran air bersih sebanyak 120.000 liter per hari pada enam kecamatan yang mengalami krisis air bersih, yakni Kecamatan Ranuyoso, Klakah, Kedungjajang, Randuagung, Padang, dan Gucialit.

“Selain itu, kami juga telah memberikan hak pinjam pakai sebanyak empat unit truk tangki air bersih kepada Pemerintah Desa Kedawung, Wates Kulon, Wates Wetan, dan Penawungan untuk melakukan penyaluran air bersih di desanya masing-masing,” ujarnya.

Wawan menambahkan, bahwa sejak tahun 2017 lalu, Pemkab Lumajang telah melakukan MoU dengan PT. Mustika Tama Group dan Badan Kerja sama Antar Gereja (BKSAG), agar membantu memfasilitasi proses penyaluran air bersih kepada masyarakat.

“Kami berharap dengan upaya yang telah dilakukan ini, masyarakat dapat menggunakan air dengan bijak. Dan, kami juga mengimbau agar ke depan masyarakat membuat tandon air di sekitar pekarangan rumah untuk menampung air hujan saat musim penghujan tiba nanti,” pungkasnya. (Kominfo-lmj)

07 Desember 2019   |   Dilihat 254 kali   |   Baca
PEMKAB ADAKAN SAYEMBARA DESAIN LOGO ‘LUMAJANG EKSOTIK’ BERHADIAH TOTAL 20 JUTA RUPIAH ......................................................................................................
07 Desember 2019   |   Dilihat 120 kali   |   Baca
KABUPATEN LUMAJANG RAIH PENGHARGAAN ATAS KOMITMEN PENGEMBANGAN SEKTOR PARIWISATA ......................................................................................................
01 Desember 2019   |   Dilihat 97 kali   |   Baca
BUPATI LUMAJANG HARAPKAN SEMERU FC DAN PSIL LOLOS KE LIGA 3 NASIONAL 2019 ......................................................................................................
06 Desember 2019   |   Dilihat 95 kali   |   Baca
JELANG PILKADES, MASYARAKAT DIIMBAU TETAP JAGA KEAMANAN LINGKUNGAN ......................................................................................................
06 Desember 2019   |   Dilihat 87 kali   |   Baca
INOVASI INCAR DIHARAPKAN MAMPU TINGKATKAN PRODUKTIVITAS PERTANIAN DI LUMAJANG ......................................................................................................