2019-09-03   |   Dilihat 159 kali
KEMAJUAN DAN KEKUATAN PEREKONOMIAN INDONESIA HARUS DITOPANG DENGAN PERILAKU ANTI KORUPSI
Foto : Dok. Kominfo-lmj

Kemajuan dan kekuatan perekonomian Indonesia harus ditopang dengan pembangunan perilaku anti korupsi. Hal itu disampaikan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Agus Raharjo saat membuka Roadshow Bus KPK 2019 di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Selasa (03/09/2019).

Agus Raharjo mengungkapkan bahwa Indonesia diprediksi menjadi kekuatan ekonomi keempat terbesar di dunia pada tahun 2050. Untuk mewujudkan hal tersebut, perlu adanya upaya membangun perilaku anti korupsi di segala lini.

"Kita harus usaha mewujudkan itu, merubah sistem pemerintah kita, tata kelola kita, banyak hal yang harus kita lakukan," ujarnya.

Lebih lanjut, Agus Raharjo menjelaskan bahwa KPK memiliki peran pencegahan, penindakan dan monitoring terhadap tata kelola pemerintahan di Indonesia. Untuk itu, ia berharap Inspektorat Provinsi maupun Kabupaten dapat bersinergi dan dapat meningkatkan perannya dalam melakukan pengawasan pemerintahan.

"Tolong diperbaiki policy-policy dan diharapkan anda bisa memberikan masukan dan laporan kepada KPK," harapnya.

Kabupaten Lumajang menjadi lokasi ke 20 dari 27 Kabupaten pada Roadshow Bus KPK 2019. Bupati Lumajang, Thoriqul Haq mengaku bersyukur dengan kehadiran KPK di Lumajang. Ia berharap kegiatan ini semakin memperkuat komitmen Kabupaten Lumajang dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi.

"Beberapa hari ini tim KPK terus melakukan evaluasi terhadap kinerja kami, terkait keharusan kebijakan, dokumen dan pengelolaan keuangan, yang tujuan utamanya bagaimana penyelenggaraan pemerintah Kabupaten Lumajang sesuai dengan rules dan sesuai peraturan yang ada," jelasnya.

Bupati menjelaskan bahwa Pemkab. Lumajang terus merumuskan upaya pencegahan korupsi melalui konsep smartcity. Konsep smartcity di Lumajang sebagaimana dijelaskan Bupati masih terus dikembangkan sehingga nantinya penyelenggaraan tata kelola pemerintahan semakin transparan.

"Kami terus melakukan perbaikan, dan evaluasi agar penyelenggaran pemerintah betul - betul terhindar dari perilaku koruptif," jelas Bupati

Dalam kesempatan yang sama, Inspektur Inspektorat Provinsi Jawa Timur, Helmy Perdana Putera menjelaskan bahwa dalam Roadshow KPK 2019 di Lumajang. Inspektorat Provinsi Jawa Timur juga akan menggelar Klinik Konsultasi ‘Kades Lawas” atau Kawal Desa Melalui Pengawasan.

Kegiatan itu dilaksanakan karena desa menjadi sasaran utama, sebagai tumpuan dan ujung tombak Pemerintahan di negeri ini. Kucuran Dana Desa yang cukup besar dari Pemerintah Pusat menurutnya perlu dilakukan pengawasan sehingga penyelenggaraan pemerintahan di desa berjalan dengan baik.

"Setelah kegiatan ini, kami berharap aparat pemerintah desa sudah paham terkait pengelolaan dana desa," ujarnya. (Kominfo-lmj)

04 Januari 2020   |   Dilihat 274 kali   |   Baca
SEPAKAT, POLEMIK LOGO CITY BRANDING LUMAJANG EKSOTIK AKHIRNYA MENDAPAT TITIK TEMU ......................................................................................................
03 Januari 2020   |   Dilihat 241 kali   |   Baca
BUPATI UNDANG BB TNBTS KLARIFIKASI PEMBERLAKUAN TIKET ......................................................................................................
07 Januari 2020   |   Dilihat 207 kali   |   Baca
BUPATI RESMI LAUNCHING LOGO LUMAJANG EKSOTIK ......................................................................................................
08 Januari 2020   |   Dilihat 166 kali   |   Baca
BUPATI LANTIK 158 KEPALA DESA HASIL PEMILIHAN KADES SERENTAK ......................................................................................................
02 Januari 2020   |   Dilihat 156 kali   |   Baca
INTENSITAS HUJAN TINGGI, WABUP TINJAU SEJUMLAH TITIK RAWAN BANJIR DI LUMAJANG ......................................................................................................