2019-06-24   |   Dilihat 97 kali
TP PKK LUMAJANG DIHARAPKAN MAMPU ATASI PERMASALAH SOSIAL MASYARAKAT DAN PERTAHANKAN SWASTI SABHA WISTARA
Foto : Dok. Bag. Humas & Protokol-lmj

Tim Penggerak (TP) Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Lumajang melalui sejumlah programnya, diharapkan mampu mengatasi permasalahan sosial yang ada di lingkungan masyarakat, dan mempertahankan penghargaan Swasti Sabha Wistara.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang Musfarinah Nuryatin (Ning Farin), saat menghadiri acara Rapat Pleno dan Halalbihalal TP PKK Kabupaten Lumajang tahun 2019 bersama Forum Lumajnag Sehat (FLS), bertempat di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Senin (24/6/2019) pagi.

Ning Farin juga menyampaikan, bahwa saat ini TP PKK Kabupaten Lumajang bergerak bersama Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mencegah dan menekan angka pernikahan dini, serta mewadahi sekolah pendidikan anak usia dini (PAUD) yang berada dibawah naungan TP PKK. Mengingat, saat ini sesuai data yang telah dihimpun TP PKK, terdapat sekitar tujuh sekolah Taman Kanak-kanak (TK) PKK yang terdata.

"Bisa jadi masih ada TK-TK lain yang dibawah naungan TP PKK, namun masih belum terkoordinir, begitupun dengan PAUD KB yang ternyata dibawah pengelolaan bersama dengan TP PKK. Namun, PAUD KB sama sekali tidak terdata oleh TP PKK Kabupaten," ujarnya.

Dirinya berharap agar ke depan, sekolah PAUD yang berada dibawah koordinasi TP PKK, baik ditingkat Desa maupun Kabupaten menjadi satu naungan, sehingga bisa dilakukan pengawasan bersama-sama.

Disamping itu, Ning Farin juga mengatakan bahwa salah satu fokus yang terbaru dari sasaran program TP PKK ke depan adalah mengatasi permasalahan sampah plastik, karena sampah plastik ini jauh lebih besar dihasilkan oleh rumah tangga.

“Untuk itu, saya berharap agar semua jajaran TP PKK Kabupaten hingga tingkat Desa harus sudah memulai untuk membuat sebuah inovasi/ gebrakan dengan program Merakberlipstik (Mengajak Rakyat untuk Bersihkan Sampah Plastik, red),” katanya.

Selain itu, dikatakan Ning Farin, dirinya menilai bahwa hingga saat ini permasalahan stunting belum dipahami secara menyeluruh oleh masyarakat Lumajang. “Saya harap agar semua jajaran TP PKK Kabupaten hingga tingkat Desa dapat menyosialisasikan pencegahan stunting ke dasawisma atau semua lapisan masyarakat," harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ning Farin juga menyampaikan bahwa tim verifikasi penilaian Kabupaten Sehat diperkirakan akan melaksanakan kunjungan ke Kabupaten Lumajang pada bulan Juli 2019 mendatang.

Menurutnya, wilayah Lumajang bagian utara akan dijadikan sebagai salah satu titik pantau oleh tim verifikasi masalah sampahnya. Mengingat, wilayah tersebut merupakan pintu gerbang masuk ke Kabupaten Lumajang.

“Untuk itu, saya meminta agar semua jajaran TP PKK dapat mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, dengan berinovasi sesuai kreativitas yang mengacu pada program Merakberlipstik,” pungkasnya. (Bag. Humas & Protokol, Kominfo-lmj)

15 Februari 2020   |   Dilihat 243 kali   |   Baca
WABUP HARAPKAN KOTAKU HILANGKAN PEMUKIMAN KUMUH ......................................................................................................
11 Februari 2020   |   Dilihat 230 kali   |   Baca
PENDAMPING DESA HARUS MENGHASILKAN DAMPAK POSITIF TERHADAP PROGRAM PRIORITAS DI DESA ......................................................................................................
03 Februari 2020   |   Dilihat 192 kali   |   Baca
PEMADAM KEBAKARAN BERHASIL JINAKAN JAGO MERAH DI RANUYOSO ......................................................................................................
01 Februari 2020   |   Dilihat 184 kali   |   Baca
PEMERINTAHAN DESA HARUS BERJALAN DENGAN OPTIMAL ......................................................................................................
03 Februari 2020   |   Dilihat 170 kali   |   Baca
PERANGKAT DAERAH DIHARAPKAN LEBIH TINGKATKAN AKUNTABILITAS KINERJANYA ......................................................................................................