2019-09-05   |   Dilihat 360 kali
PROGRAM KOTAKU, MEMBANGUN NEGERI DARI LORONG SEMPIT
Foto : Dok. KOTAKU-lmj

Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) kembali dilaksanakan di Kabupaten Lumajang. Usai melaksanakan Workshop dengan tema "Membangun Negeri dari Lorong Sempit" di Hall Aby Hotel Lumajang beberapa waktu yang lalu, seluruh Tim Program KOTAKU Lumajang sudah bergegas melakukan beberapa kegiatan.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Lumajang, Endah Mardiana menyampaikan untuk memaksimalkan program KOTAKU perlu kerjasama lintas sektor dan kolaborasi yang baik sehingga mempercepat proses Pembangunan Menuju Lumajang yang Hebat dan Bermartabat.

"Saya berharap agar semua pihak bisa terlibat dalam Program KOTAKU, baik dari OPD, Masyarakat, Pihak Swasta, CSR, PT, dan kelompok peduli lainnya," harapnya.

Asisten Kota Mandiri Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU), Tripel Yuswantoro mengatakan sampai saat ini pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat dengan pembentukan kelompok-kelompok masyarakat. Permukiman kumuh menjadi tantangan yang rumit dan kompleks bagi Pemerintah Kabupaten Lumajang, karena selain merupakan masalah, namun di sisi lain menjadi salah satu pilar penyangga perekonomian kota.

"KOTAKU merupakan kelanjutan dari PNPM Mandiri Perkotaan, yang berbicara tentang kota tanpa kumuh yang fokus infrastuktur berbasis pemberdayaan masyarakat," terang Tripel Yuswantoro saat dikonfirmasi via telepon, Kamis (05/09/2019).

Tripel Yuswantoro menjelaskan bahwa Program KOTAKU bersifat pemberdayaan, semua pelaksanaan dilakukan oleh masyarakat melalui lembaga – lembaga yang ada di masyarakat. Tujuan utama yang ingin dicapai adalah perubahan mindset masyarakat terhadap lingkungan sekitar rumahnya.

“Kita membangun komitmen, membangun aturan bersama, agar masyarakat nanti ketika semuanya terbangun sudah disediakan, bisa merubah perilaku mereka. Masyarakat juga diharapkan dapat terlibat aktif dalam pemeliharaan,” jelasnya. (Bag. Humas & Protokol, Kominfo-lmj)

04 Januari 2020   |   Dilihat 274 kali   |   Baca
SEPAKAT, POLEMIK LOGO CITY BRANDING LUMAJANG EKSOTIK AKHIRNYA MENDAPAT TITIK TEMU ......................................................................................................
03 Januari 2020   |   Dilihat 241 kali   |   Baca
BUPATI UNDANG BB TNBTS KLARIFIKASI PEMBERLAKUAN TIKET ......................................................................................................
07 Januari 2020   |   Dilihat 207 kali   |   Baca
BUPATI RESMI LAUNCHING LOGO LUMAJANG EKSOTIK ......................................................................................................
08 Januari 2020   |   Dilihat 166 kali   |   Baca
BUPATI LANTIK 158 KEPALA DESA HASIL PEMILIHAN KADES SERENTAK ......................................................................................................
02 Januari 2020   |   Dilihat 156 kali   |   Baca
INTENSITAS HUJAN TINGGI, WABUP TINJAU SEJUMLAH TITIK RAWAN BANJIR DI LUMAJANG ......................................................................................................