2019-09-08   |   Dilihat 45 kali
PEMKAB LUMAJANG TELAH WUJUDKAN 99 DESA ODF
Foto : Dok. Bag. Humas & Protokol-lmj

Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) mengatakan, bahwa hingga tahun 2019, Pemerintah Daerah (Pemda) telah mewujudkan sekitar 99 desa yang telah Open Defecation Free (ODF) di Kabupaten Lumajang.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Deklarasi Open Defecation Free di Kelurahan Citrodiwangsan Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang, Minggu (8/9/2019).

Bunda Indah juga menyampaikan, deklarasi Open Defecation Free menjadi sebuah penanda perubahan perilaku dan komitmen masyarakat untuk tidak melakukan pencemaran lingkungan, melalui kebiasaan buang air besar sembarangan.

Menurutnya, saat ini masih ada perilaku masyarakat yang buang air besar sembarangan, salah satunya di sungai yang sudah menjadi kebiasaan, sehingga susah untuk diubah. Oleh karena itu, sangat diperlukan kerja keras dan kerja sama dari semua pihak untuk melakukan perubahan mental masyarakat agar hidup yang lebih sehat.

"Mengubah mental masyarakat itu susah, merubah perilaku masyarakat itu susah, itu tantangan untuk kita, seluruh kecamatan kota terutama, harus segera ODF, kita harus bergerak bersama-sama," ujarnya.

Disamping itu, Bunda Indah juga mengungkapkan bahwa selain deklarasi ODF, dalam setiap kesempatan dirinya juga akan melakukan memberikan arahan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, apalagi di sungai.

“Keseriusan Pemkab Lumajang terhadap pengelolaan sampah itu, juga sudah dituangkan dalam Peraturan Bupati Lumajang tentang Pengurangan Penggunaan Sampah Plastik Sekali Pakai, sehingga dalam setiap kegiatan rapat Kepala Perangkat Daerah diharuskan untuk membawa botol minum masing-masing,” ungkapnya.

Sementara itu, Lurah Citrodiwangsan Sugeng Wibowo menyatakan, semua masyarakat Kelurahan Citrodiwangsan telah bebas buang air besar di sungai, dengan kata lain sudah Open Defecation Free.

Lebih lanjut, dia juga mengatakan bahwa dalam implementasinya, pihaknya bekerja sama dengan Kader Posyandu untuk melakukan pendataan dari rumah ke rumah. Dan, para kader bisa sekaligus memberikan penyuluhan, agar masyarakat menggunakan jamban yang dimilikinya untuk buang air besar.

"Kami turun langsung by name by addres untuk memberikan penyuluhan, sehingga di wilayah kami masyarakatnya tidak lagi membuang air besar sembarangan," ungkapnya. (Bag. Humas & Protokol, Kominfo-lmj)

04 Januari 2020   |   Dilihat 274 kali   |   Baca
SEPAKAT, POLEMIK LOGO CITY BRANDING LUMAJANG EKSOTIK AKHIRNYA MENDAPAT TITIK TEMU ......................................................................................................
03 Januari 2020   |   Dilihat 241 kali   |   Baca
BUPATI UNDANG BB TNBTS KLARIFIKASI PEMBERLAKUAN TIKET ......................................................................................................
07 Januari 2020   |   Dilihat 207 kali   |   Baca
BUPATI RESMI LAUNCHING LOGO LUMAJANG EKSOTIK ......................................................................................................
08 Januari 2020   |   Dilihat 166 kali   |   Baca
BUPATI LANTIK 158 KEPALA DESA HASIL PEMILIHAN KADES SERENTAK ......................................................................................................
02 Januari 2020   |   Dilihat 156 kali   |   Baca
INTENSITAS HUJAN TINGGI, WABUP TINJAU SEJUMLAH TITIK RAWAN BANJIR DI LUMAJANG ......................................................................................................