Bupati Carikan Solusi Kebutuhan Dasar Masyarakat Ditempat Relokasi Abrasi
31 Agustus 2020 | Dilihat 111 kali | Penulis Dika . Redaktur Fadly
Foto : Dok. Kominfo-Lmj

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq mengunjungi tempat relokasi warga terdampak abrasi air laut di Dusun Karangmenjangan Desa Bulurejo dan Dusun Tegalbanteng Desa Tegalrejo, Kecamatan Tempursari Kabupaten Lumajang, Minggu (30/8/2020).

Saat mengunjungi lokasi yang dijadikan tempat relokasi, Bupati Lumajang menyampaikan, saat mendatangi Desa Bulurejo beberapa waktu yang lalu, ia melihat kondisi banyak rumah warga di Desa Bulurejo terkena abrasi karena air laut naik. Sekitar ada enam puluh rumah lebih yang terkena abrasi, bahkan ada rumah yang sudah berada ditengah laut.

"Sekarang sedang direlokasi dan saya melihat langsung lokasi yang nantinya akan dibuat tempat tinggal masyarakat yang ada di pesisir Desa Bulurejo, sekaligus mereka nanti akan membangun rumahnya disini. Saya mengerti masyarakat sudah sekian waktu menunggu untuk segera ada tempat tinggal bersama kelurga setelah rumahnya terkena abrasi air laut," ujarnya.

Bupati juga berpesan kepada warga agar pembangunan rumah ditempat relokasi warga yang terdampak abrasi air laut dapat dilaksanakan bersama-sama atau gotong royong, sehingga nantinya proses pembangunan tersebut akan cepat diselesaikan.

Selain melaksanakan peninjauan ke lokasi yang dijadikan tempat relokasi warga terdampak abrasi air laut, Bupati juga melaksanakan dialog bersama masyarakat sekitar. Dalam dialog tersebut ia menerima keluhan dari masyarakat terkait pemenuhan air bersih, penerangan dan keamanan.

Menanggapi hal itu, Bupati menjelaskan, pemenuhan air bersih di wilayah relokasi warga nantinya akan dicarikan solusi bersama dengan pihak yang menangani terkait pemenuhan air bersih. Sedangkan kebutuhan penerangan, Bupati meminta kepada pihak kecamatan agar mengkomunikasikan dengan PLN karena sebelumnya warga sudah memiliki meteran. Sementara kebutuhan-kebutuhan yang lain nantinya akan dilakukan koordinasi dengan dinas yang bisa membantu masyarakat dalam percepatan pembangunan rumah yang ada di tempat relokasi tersebut.

"Nanti akan saya koordinasikan bersama pihak terkait, sekiranya nanti ada bantuan maka akan saya pikirkan bersama, mana yang nantinya akan diprioritaskan sekiranya yang lebih dibutuhkan oleh warga dapat segera diselesaikan terlebih dahulu. Namun, semua ini membutuhkan waktu, jadi persoalan yang dialami oleh warga akan kami selesaikan secara bertahap," tambahnya. (Kominfo-Lmj/ad)