Sensus Penduduk Langsung Dilaksanakan Mulai 1 September 2020
31 Agustus 2020 | Dilihat 137 kali | Penulis Fadly . Redaktur Fadly
Foto : Dok. Kominfo-Lmj

Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati didampingi Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Lumajang, Muji Setidjo mengikuti kegiatan pembukaan pelaksanaan Sensus Penduduk Tahun 2020 secara virtual di Ruang Rapat Mahameru, Senin (31/8/2020).

Sensus penduduk yang dilakukan langsung "door to door" itu akan dilaksanakan serentak pada 1 September 2020.

Sebagai penanda dimulainya pelaksanaan sensus penduduk 2020 di Kabupaten Lumajang, Wabup memasangkan rompi dan mengalungkan Id kepada petugas sensus secara simbolis. Wabup juga memberikan semangat kepada para petugas sensus dan seluruh jajaran BPS Kabupaten Lumajang.

"Selamat bertugas, semoga sukses dan semoga lancar untuk rekan-rekan semua, sukses selalu," ujarnya.

Sementara, Kepala BPS Pusat, Kecuk Suhariyanto mengatakan pandemi Covid-19 bukan penghalang untuk pelaksanaan sensus penduduk.

"Ini menjadi bukti bahwa semangat kita untuk menyukseskan sensus penduduk tidak akan surut oleh pandemi, ditengah berbagai kesulitan dan tantangan kita harus tetap optimis, kuncinya dengan mematuhi protokol kesehatan," terangnya.

Suhariyanto menjelaskan tujuan pelaksanaan sensus penduduk untuk menyediakan data jumlah, komposisi, distribusi dan karakterisitik penduduk sehingga ketersediaan data kependudukan sesuai dengan peruntukan dan pemanfaatanya.

Selain itu, Suhariyanto juga mengapresiasi para kepala daerah yang telah mendukung pelaksanaan sensus penduduk secara online yang dilaksanakan pada 15 Februari sampai 20 Mei 2020.

Disisi lain, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan keberadaan data kependudukan yang valid akan sangat bermanfaat kepada program pemerintah. Seperti halnya pemberian bantuan sosial, jika data yang diberikan sesuai dengan kondisi sebenarnya, maka pemberian bansos juga akan tepat sasaran.

"Basis data yang akan dilakukanya SP-nya oleh BPS akan menjadi pintu yang akan merapikan data kependudukan kita, nanti akan ketemu manfaatnya, verifikasi dan validasi sangat penting karena ada keterkaikatan dengan berbagai bansos," pungkasnya.

Gubenur Jatim berharap pelaksanaan SP 2020 secara langsung tersebut akan berjalan lancar, masyarakat tidak perlu kawatir karena para petugas memakai perlengkapan yang sesuai dengan protokol kesehatan. (Kominfo-Lmj/Fd)