Siap-Siap, Tak Patuh Protokol Kesehatan Akan Terjaring Operasi Yustisi
15 September 2020 | Dilihat 214 kali | Penulis Yongky . Redaktur Yongky
Foto : Dok. Kominfo-lmj

Pemerintah Kabupaten Lumajang akan melakukan Operasi Yustisi Pengawasan Masker kepada masyarakat yang tidak taat pada protokol kesehatan pencegahan Covid-19 khususnya penggunaan masker. Hal itu diungkapkan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq saat menggelar Rapat Koordinasi bersama Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Aula Panti PKK, Senin (14/09/2020).

Rapat koordinasi digelar Bupati bersama Gugus Tugas Penanganan Covid-19 menyusul meningkatnya kasus konfirmasi positif selama September 2020. Gugus Tugas mencatat ada tambahan 95 kasus positif pada 2 minggu terakhir ini.

"Hingga pertengahan bulan ini terdata melebihi bulan-bulan sebelumnya, termasuk juga ada klaster baru terkait tenaga kesehatan," ungkap Bupati.

Bupati menyampaikan bahwa angka tersebut terbilang tinggi sehingga perlu upaya penanganan yang cukup serius agar penambahan kasus konfirmasi positif di Lumajang dapat ditekan. Salah satunya adalah melakukan Operasi Yustisi Pengawasan Masker bagi masyarakat yang tidak taat pada protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Kami akan melakukan operasi yustisi, penegakan hukum sidang di lapangan, Pengadilan Negeri sudah melakukan persiapan terkait ini didukung oleh TNI, Polri termasuk juga Satpol PP, tadi juga Kejaksaan Negeri juga support dengan ini," jelas Bupati.

Operasi Yustisi Pengawasan Masker dijelaskan Bupati nantinya akan dilakukan evaluasi sejauh mana tingkat kepatuhan masyarakat terkait dengan penggunaan masker. Hasil evaluasi dari operasi tersebut nantinya dijadikan bahan pertimbangan kebijakan pelonggaran maupun pengetatan kembali kegiatan kemasyarakatan di Kabupaten Lumajang.

"Kita melakukan evaluasi dalam rentang 2 minggu ini, kami memberikan pelonggaran pada kegiatan-kegiatan masyarakatan dengan harapan tetap mematuhi protokol kesehatan, tetapi kalau tidak patuh terhadap kegiatan kemasyarakatan, tidak memakai masker, tidak tersedianya fasilitas cuci tangan dan sebagainya maka dengan terpaksa kita akan evaluasi terhadap kegiatan kemasyarakatan," tegas Bupati.

Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati mengingatkan masyarakat agar kembali patuh pada protokol pencegahan Covid-19. Bunda Indah menilai masyarakat saat ini mulai lalai sehingga perlu diingatkan kembali agar senantiasa menjaga diri dan keluarga dari paparan Covid-19.

"Kasus penambahan ini menjadikan kita semua harus semakin hati-hati dan waspada," tuturnya. (Kominfo-lmj/ydc)