Sekda Ikuti Vidcon Bersama BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur
15 September 2020 | Dilihat 107 kali | Penulis Andika . Redaktur Yongky
Foto : Dok. Kominfo-lmj

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur melakukan pemeriksaan pendahuluan terkait pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara dalam penanganan pandemi Covid-19 di Kabupaten Lumajang.

Melalui Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lumajang, Agus Triyono yang juga merupakan Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang menyatakan, pihaknya siap untuk menyampaikan laporan terkait program kerja gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Lumajang kepada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Jawa Timur.

Hal itu disampaikannya saat melaksanakan video conference bersama BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur terkait percepatan penanganan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Lumajang, di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Senin (12/9/2020).

Selanjutnya, dirinya menjelaskan bahwa terdapat lima strategi penanganan Covid-19 di Kabupaten Lumajang, yakni Strategi umum, strategi anggaran, penanganan kesehatan, penanganan dampak sosial dan penanganan dampak ekonomi.

"Strategi umum yang dilakukan salah satunya dengan membentuk gugus tugas percepatan, pencegahan dan penanganan Covid-19 tingkat kabupaten atau desa. Sedangkan untuk strategi anggaran yaitu melakukan refocussing dan realokasi anggaran sesuai kebutuhan dan bersifat dinamis," jelasnya.

Lebih jauh, dirinya mengatakan bahwa penanganan kesehatan yang dilakukan Gugus Tugas Covid-19, salah satunya dengan melakukan monitoring dan evaluasi. Untuk penanganan dampak sosial dengan mengoptimalkan sumber bantuan APBN, APBD Provinsi, APBD Kabupaten, APBDes, dan bantuan lainnya dengan cepat dan tepat sasaran. Serta melakukan penanganan dampak ekonomi dengan menambah pendapatan dan mengurangi pengeluaran di Kabupaten Lumajang.

"Beberapa hal yang sudah dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lumajang, salah satunya langkah cepat dari Pemkab Lumajang yaitu membuat kebijakan terkait program Ngeramut Tonggo, yang itu merupakan program Pemkab Lumajang sebelum program bantuan dari pusat turun," tambahnya. (Kominfo-Lmj/ad)