Bahas Ekspor dan Rokok Ilegal, Bupati Terima Kunker Kepala KPP Bea dan Cukai
17 September 2020 | Dilihat 101 kali | Penulis Fadly . Redaktur Fadly
Foto : Dok. Kominfo-Lmj

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq berharap pengembangan ekonomi Kabupaten Lumajang melalui pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo. Banyaknya kegiatan ekspor yang dilakukan industri kayu di Kabupaten Lumajang akan semakin mudah jika pelabuhan Tanjung Tembaga sudah memenuhi kapasitas bersandarnya kapal besar.

"Saya punya harapan dengan adanya pelabuhan tanjung tembaga, kalau itu berkembang maka akan banyak produk kita yang bisa melewati jalur itu," ujarnya saat menerima Kunjungan Kerja Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Pabean Tipe C Probolinggo di Ruang Mahameru, Kantor Bupati Lumajang, Rabu (16/9/2020).

Bupati menjelaskan bahwa ada beberapa industri besar di Kabupaten Lumajang yang sudah melakukan aktifitas ekspor menggunakan kapal yang saat ini hanya bisa diakses melalui pelabuhan Tanjung Perak.

Selain itu, terkait peredaran rokok ilegal yang tidak memiliki cukai resmi, Bupati menyampaikan dirinya akan terus melakukan upaya sosialisasi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang untuk menekan angka peredaran rokok ilegal di Kabupaten Lumajang.

Sementara Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Lumajang, Yoga Pratomo yang hadir dalam kesempatan itu mengatakan dirinya akan berkoordinasi dengan OPD terkait untuk menekan peredaran rokok ilegal, salah satunya dengan mengajak para produsen rokok untuk mengurus ijin dan mengurus cukainya. Dirinya menerangkan jika

"Nanti akan kami koordinasikan, kami akan mengajak para produsen rokok mengurus ijin jadi home industri rokok, nanti juga akan berpengaruh terhadap para pekerjaannya yang bisa mendapat jaminan juga, menghidupkan perekonomian sekitar juga," terangnya.

Disisi lain, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Pabean Tipe C Probolinggo, Andi Hermawan mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam upaya pemberantasan peredaran rokok ilegal. Dirinya menjelaskan perijinan cukai rokok home industri berbeda dengan cukai industri besar.

"Disampaikan cukainya berbeda, golongan home industri dan industri besar itu berbeda, yang home industri ya lebih rendah cukainya, ya itu ide yang cukup bagus, nanti akan kita tindak lanjuti," ujarnya.

Sementara terkait ekspor, Andi Hermawan mengaku siap untuk membantu Pemerintah Kabupaten Lumajang, karena bagian dari fungsinya memberikan kemudahan pengembangan ekonomi melalui investasi dan ekspor.

"Kami sangat siap sekali untuk membantu bapak, juga disuruh mengembangkan ekonomi melalui investasi terutama UMKM dan membantu pengusaha yang mau ekspor," pungkasnya. (Kominfo-Lmj/Fd).