Peringati Hari Santri Nasional, Pemkab Lumajang Gelar Istighosah dan Doa Bersama
23 Oktober 2020 | Dilihat 113 kali | Penulis Yongky . Redaktur Fadly
Foto : Dok. Kominfo-Lmj

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq dan Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati bersama alim ulama dan santri di Lumajang melakukan istighosah dan doa bersama agar Lumajang segera terbebas dari pandemi Covid-19. Hal itu dilakukan pada Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke 6 Tahun 2020 di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Kamis (22/10/2020).

Dalam sambutannya, bupati berharap agar pandemi Covid-19 dapat segera diatasi di Lumajang. Bupati berharap Peringatan Hari Santri Nasional tahun ini menjadi momentum mewujudkan "Santri Sehat Indonesia Kuat" sebagaimana tema HSN ke 6.

Bupati optimis dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat di lingkungan pesantren, para santri tidak hanya dipastikan sehat secara jasmani namun juga sehat secara rohani. "Tentu pesantren hari ini menjadi salah satu solusi, saya pastikan para orang tua yang memiliki anak di pesantren tenang karena pesantren sudah menerapkan protokol kesehatan," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, bupati menyampaikan bahwa Pemkab Lumajang bersama pondok pesantren terus mengembangkan Badan Usaha Milik Pesantren (BUMTren). Melalui BUMTren, bupati berharap pesantren tidak hanya melahirkan generasi ahli agama, namun juga melahirkan "santripreneur" atau santri yang mempunyai jiwa enterpreneur.

"Begitu kemandirian pesantren terjaga, tentu akan membantu pemerintah dalam pertumbuhan ekonomi di masyarakat, sehingga pesantren juga turut dalam pembangunan di Kabupaten Lumajang," harapnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Lumajang, Mohammad Mas'ud atau yang akrab dipanggil Gus Mas'ud menjelaskan bahwa istighosah dan doa bersama juga diikuti oleh 6 pondok pesantren di Lumajang secara virtual. Ia juga menjelaskan bahwa rangkaian peringatan hari santri dilaksanakan dengan berbagai kegiatan dan puncaknya pada 10 November mendatang.

"Suasana pandemi mengharuskan kita menyesuaikan dengan kondisi, oleh karenanya peringatan hari santri tahun ini dilaksanakan secara virtual, fisik boleh berjauhan, tapi dengan munajat bersama Insya Allah kebersamaan tetap terjaga erat," ujarnya. (Kominfo-lmj/ydc)

Portal Berita Lumajang V.2.1 © Hak Cipta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang | Dibuat dan dikembangkan dengan