Berawal Dari Hobi, Guru IPA Sukses Tekuni Usaha Batik Tradisional
25 Oktober 2020 | Dilihat 131 kali | Penulis Dika . Redaktur Fadly
Foto : Dok. Kominfo-Lmj

Seorang guru Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di salah satu Madrasah Aliyah Negeri di Kabupaten Lumajang menekuni usaha kerajinan batik. Karya seni membatik merupakan hal yang istimewa bagi seorang guru tersebut. Pengrajin batik yang satu ini bernama Nurhayati (33), tinggal di Dusun Penggung Lor Desa Sidorejo, Kecamatan Rowokangkung Kabupaten Lumajang.

Dirinya belajar membatik mulai dari teknik dasar, hingga saat ini dirinya sudah mampu menguasai beberapa teknik membatik, seperti teknik batik tulis dan batik cap. Selain membatik, dirinya juga menguasai teknik ecoprint.

Guru kelahiran Kabupaten Lumajang tersebut mengaku, pada dasarnya awal ketertarikannya terhadap seni batik bermula sejak duduk di bangku sekolah yang mempunyai hobi menggambar. Dengan berjalannya waktu, di sela-sela mengajar dirinya berkeinginan untuk belajar seni batik dan awal yang dipelajarinya ialah teknik membuat batik tulis pada Tahun 2012.

"Awal mula saya membatik, dikarenakan saya suka menggambar. Sebenarnya saya berkeinginan untuk belajar membatik itu pada 2012," ujarnya saat ditemui di rumahnya Sabtu (24/10/2020) siang.

Selanjutnya, ia mengatakan baru mengajukan ijin untuk mendirikan usaha batik tradisional pada Tahun 2017 dengan berlabel "Batik Citra". Dengan begitu, maka kurang lebih empat tahun dirinya baru bisa memproduksi batik sendiri dikarenakan sudah memiliki ijin.

Seiring dengan kemampuan membatik yang telah dikuasai, dirinya sudah mampu membuat produk kian beragam, mulai dari aksesori batik yang sudah jadi seperti udeng, kipas, masker, syal dan kerudung pasmina yang bermotif batik dengan teknik batik tulis dan cap.

"Setiap harinya saya menerima pesanan konsumen dari lokalan dan ada juga yang dari luar daerah atau luar Kabupaten Lumajang. Kami rata-rata per bulan bisa memproduksi kurang lebih 50 potong batik tulis, sedangkan untuk batik cap per harinya kita bisa memproduksi hingga 20 potong," pungkasnya.

Melihat usaha warganya seperti itu, Pemerintah Desa Sidorejo mendukung usaha yang sudah dijalankan oleh salah satu warga yang berprofesi sebagai guru tersebut. Untuk itu, harapannya usaha yang sedang dijalankan oleh warganya dapat berkembang dan nantinya akan membawa kesejahteraan bagi warga itu sendiri. (Kominfo-Lmj/ad)

Portal Berita Lumajang V.2.1 © Hak Cipta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang | Dibuat dan dikembangkan dengan