Sekda Lumajang Harapkan Kegiatan Susur Sungai Digalakkan untuk Wujudkan 100 % Stop BABS
25 Desember 2020 | Dilihat 110 kali | Penulis Anam . Redaktur Anam
Foto : Dok. Kominfo-lmj

Pemerintah kecamatan dan pemerintah desa di Lumajang diharapkan menggalakkan kegiatan rutin Susur Sungai setelah deklarasi ODF, untuk mendukung Gerakan Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS).

“Saya harap, pemerintah kecamatan hingga desa dibantu semua unsur, menggalakan kegiatan untuk menyusuri sungai, minimal setiap Hari Jumat atau sekali waktu,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang Agus Triyono saat memberikan arahan dalam kegiatan Deklarasi ODF Kecamatan Sukodono, bertempat di Pendopo Kantor Camat Sukodono, Rabu (23/12/2020).

Agus Triyono juga menyampaikan, bahwa upaya tersebut dilakukan untuk memonitoring realisasi deklarasi ODF dan mengetahui masyarakat benar-benar memanfaatkan Program Jambanisasi yang telah direalisasikan.

Lanjut dia, sesuai hasil review dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Lumajang, pemerintah mempunyai program yang bersumber dari APBN untuk membangun tempat mandi, cuci, kakus (MCK) untuk keluarga yang saat ini masih kesulitan dan tidak memiliki sarana MCK pribadi, sehingga dapat mempermudah aktivitas dan menjaga kesehatan masyarakat.

“Kita punya program dari APBN untuk pembangunan fasilitas sarana publik berupa MCK. Akan tetapi, persoalannya sudah dibangunkan melalui anggaran negara, namun penggunaannya masih belum menggunakan tempat MCK dengan selayaknya dan masih BAB di sungai,” kata dia.

Dirinya berharap, agar ketika anggaran desa direalisasikan untuk mengintervensi atau membantu kebutuhan sanitasi warga, diharapkan hal-hal yang telah terjadi saat review DPKP itu tidak terjadi lagi.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Lumajang juga berpesan kepada kepala desa, agar ke depan pihaknya dapat mengedukasi warganya, khususnya warga desa yang punya profesi sebagai tukang bangunan untuk memberikan pemahaman agar membuat jamban yang sesuai dengan kaidah agama.

“Selain itu, nanti tukang-tukang kita itu bisa mengingatkan, apabila dimintai tolong untuk membangunkan sebuah rumah, sekaligus disarankan untuk pembangunan tempat MCK nya,” pungkasnya. (Kominfo-lmj/An-m)

Portal Berita Lumajang V.2.1 © Hak Cipta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang | Dibuat dan dikembangkan dengan