Merawat Empati di Tengah Pandemi Perlu Dikuatkan
24 Juli 2021 | Dilihat 167 kali | Penulis Yongky Dwi Cahyadi . Redaktur Joko

Merawat empati di tengah pandemi menjadi sesuatu yang harus dikuatkan. Hal itu disampaikan Bupati Lumajang Thoriqul Haq saat berbincang di Program Perspektif Radio Suara Sidoarjo, Jum'at (23/07/2021).

Bupati mengharapkan ada peran serta masyarakat untuk bahu-membahu membantu masyarakat di sekitarnya.

"Ngramut tonggo itu kami lakukan harapannya ada partisipasi publik, itu penting kita gerakkan, bukan sekedar pemerintah saja yang tentu terbatas, begitu ada keterlibatan masyarakat tentu akan ada upaya lebih," jelas bupati.

Bupati menyampaikan bahwa banyak masyarakat terdampak akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali, khususnya pekerja harian seperti pedagang kaki lima. Masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan beras dari Pemkab Lumajang.

Bupati menjelaskan bahwa bantuan beras merupakan hasil bantuan yang dikumpulkan melalui forum zakat, termasuk bantuan dari ASN Lumajang.

"Mekanismenya melalui forum zakat, masing-masing program yang ada di lembaga amil zakat disatukan, kita gerakkan lagi bantuan berupa beras di samping bantuan yang lain tetap ada," jelas bupati.

Masyarakat terdampak PPKM Darurat yang belum mendapatkan bantuan atau belum terdaftar, bisa segera melapor ke Forum Zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lumajang. Atau dapat mengajukan melalui formulir pada link https://bit.ly/BantuanDampakPPKM. (Kominfo-lmj/ Ydc)

Portal Berita Lumajang V.2.1 © Hak Cipta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang | Dibuat dan dikembangkan dengan