Bupati Lumajang Kenalkan Sensasi Wine Coffee pada Tim Jelajah Kopi Nusantara
10 April 2021 | Dilihat 113 kali | Penulis Ardhi . Redaktur Joko
Foto : Dok. Kominfo-LMJ

Sebagai upaya mempromosikan keunggulan kopi dari hasil produk perkebunan di wilayahnya, Bupati Lumajang Thoriqul Haq (Cak Thoriq) memperkenalkan sensasi Kopi Wine (Wine Coffee) asal Lumajang saat menerima kunjungan Tim Jelajah Kopi Nusantara Depok dan Blitar, di Gazebo Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Jumat (9/3/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Cak Thoriq menjelaskan, bahwa Kopi Wine diperoleh dari proses pengolahan kopi yang panjang, sehingga mampu menghasilkan cita rasa yang benar-benar khas. "Jadi kopi yang kita branding ini, memiliki aroma yang kuat dan cita rasa yang khas," jelasnya.

Saat kegiatan Petik Buah Kopi Merah pada lahan petani kopi, yang berada di Dusun Plambang Desa Pasrujambe, Rabu (7/10/2020) lalu, Cak Thoriq juga menjelaskan, bahwa memetik buah kopi merah atau yang benar-benar masak di pohon merupakan proses untuk menjadikan kopi mempunyai rasa dan ciri khas tersendiri.

Adapun proses pengolahannya mulai dari buah, biji hingga menjadi bubuk kopi masih dengan menggunakan proses tradisional, sehingga dapat menghasilkan kopi dengan cita rasa yang khas.

Dengan proses pembuatan kopi secara tradisional, maka hal itu nantinya akan dapat menghasilkan kualitas kopi yang berbeda, antara kopi hasil produksi pabrikan yang menggunakan berbagai macam teknologi, dengan kopi yang dibuat secara tradisional oleh para petani kopi, mulai dari tanam yang organik sampai cara goreng kopinya masih tradisional.

Kemudian, Kopi yang diolah dengan cara fermentasi itu, biasanya dari Kopi Robusta. Sebab cita rasa yang dikandung diyakini lebih segar. "Kalau ini pakai Robusta lebih seger," terang dia.

Sementara itu, Ahmad Bahar dari Jelajah Kopi Nusantara mengungkapkan, bahwa tujuan kegiatan tersebut yakni mencari bahan dalam rangka menulis buku ensiklopedi tentang kopi nusantara. "Jadi kita mencari pengetahuan tentang kopi Nusantara, dan ini sudah berjalan hampir satu bulan lebih," ungkap dia.

Ia menambahkan, bahwa pihaknya juga telah berjelajah di beberapa daerah di Indonesia, di antaranya adalah Sukabumi, Cianjur, Kudus, Tasikmalaya dan Kediri. (Kominfo-lmj/Ard)

Portal Berita Lumajang V.2.1 © Hak Cipta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang | Dibuat dan dikembangkan dengan