BPJS Kesehatan Cabang Jember Berikan Bantuan Untuk Korban Bencana Gempa
20 April 2021 | Dilihat 116 kali | Penulis Bobby Wijayanto . Redaktur Joko
Foto : Dok. Kominfo-LMJ

Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) merupakan badan hukum publik dan memiliki tugas untuk menyelenggarakan Jaminan Kesehatan Nasional bagi seluruh rakyat Indonesia, terutama untuk PNS, penerima pensiun PNS, TNI/POLRI.

Selasa (20/04/21), BPJS Kesehatan Cabang Jember memberikan bantuan secara simbolis kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, yang kemudian bantuan tersebut akan diserahkan kepada korban terdampak bencana gempa, yang terjadi 10 April 2021 lalu di Lumajang.

"Di kesempatan hari ini, saya mewakili Pemerintah Kabupaten Lumajang menerima secara simbolis paket bantuan dari BPJS Kesehatan Cabang Jember," ungkap Sekda Lumajang saat dikonfirmasi usai mengikuti acara Forum Kemitraan Kab Lumajang Triwulan I Tahun 2021 di Ruang Terbatas Kantor Bupati Lumajang.

Agus Triyono menjelaskan bantuan tersebut berupa 100 paket sembako, yang setiap paketnya berisi beras 1 kg, minyak goreng 1 liter, kopi dan mie instan. Dirinya menyampaikan bahwa bantuan tersebut akan dijadikan satu dengan donasi-donasi yang lain dari para donatur.

Selanjutnya, Sekda Lumajang juga mengucapkan terimakasih kepada para relawan dan seluruh donatur yang sudah membantu proses untuk meringankan beban serta membantu para korban bencana gempa di beberapa wilayah di Kabupaten Lumajang.

Karena banyak kerugian material yang diderita para korban gempa, yakni rumah yang mengalami kerusakan berat hingga ringan, maka Sekda berharap untuk para donatur nantinya mambantu berupa uang tunai yang disalurkan melalui rekening Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lumajang.

"Karena uang tunai yang terkumpul di Baznas ini, nantinya akan disalurkan guna membantu membangun kembali rumah-rumah warga yang rusak karena gempa," harapnya. (Kominfo-lmj/bob)

Portal Berita Lumajang V.2.1 © Hak Cipta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang | Dibuat dan dikembangkan dengan