Sekda Lumajang Ikuti Vidcon Rakor Penanganan Kepulangan PMI dan WNI Serta Kedatangan WNA
02 Juni 2021 | Dilihat 126 kali | Penulis Bobby Wijayanto . Redaktur Joko

Sekertaris Daerah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, didampingi Kasdim 0821/Lumajang, Wakapolres Lumajang, beserta Perangkat Daerah (PD) terkait, mengikuti acara Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Kepulangan PMI dan WNI Serta Kedatangan WNA Melalui Bandara Internasional Juanda secara Virtual, bertempat di Aula Makodim Lumajang, Rabu (02/06/21).

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berharap kepada seluruh kabupaten/kota agar melakukan pemantaun harian terhadap perkembangan Covid-19 di setiap wilayah. Menurutnya hal itu penting dilakukan dalam mengantisipasi terhadap kemungkin penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 karena dampak liburan panjang kemarin.

"Mohon kepada semua kepala daerah setiap hari memonitor perkembangan dari kasus ini dan kita juga terus melakukan pengawalan, pemantauan, pengendalian secara koprehensif" ungkapnya.

Terkait kepulangan PMI/WNI di Wilayah Prov Jatim, Gubernur Jatim juga menyampaikan bahwa dirinya berkeinginan kepada setiap WNI harus melakukan Swab Test Polymerase Chain Reaction (PCR) terlebih dahulu dan dipastikan hasilnya negatif dari Covid-19. Jika terdapat PMI/WNI yang terconfirmasi positif Covid-19 agar diisolasi dahulu hingga kondisinya benar-benar terbebas dari virus.

Sementara, Panglima Kodam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto menjelaskan bahwa data kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI)/ Warga Negara Indonesia (WNI) dan Kedatangan Warga Negara Asing (WNA) di Wilayah Provinsi Jawa Timur dari Tanggal 28 April hingga 1 Juni 2021 terdapat 12.203 orang.

"Dari jumlah kepulangan tersebut di antaranya WNI 11.989 orang dan WNA 214 orang," jelasnya.

Selanjutnya, Mayjen TNI Suharyanto juga menjelaskan dalam penanganan kepulangan PMI dan WNI serta kedatangan WNA itu terdapat beberapa evaluasi yang perlu ditindaklanjuti, di antaranya di daerah Kabupaten/Kota agar menyiapkan tempat karantina untuk PMI/WNI yang baru dijemput dari Surabaya dan untuk menu makan di tempat karantina supaya dibuat bervariasi.

"Pada saat penjemputan oleh kabupaten/kota agar dikawal serta dikoordinasikan dengan petugas yang ada di asrama haji atau hotel," jelasnya.

Di sisi lain, Wakapolda Jawa Timur, Brigjen Pol. Drs. Slamet Hadi menyampaikan, dalam mengantisipasi wilayah Provinsi Jawa Timur dari serangan virus varian baru Covid-19 dari luar negeri, para petugas harus menjaga ketat daerah Bandara Internasional Juanda, Pelabuhan Tanjung Perak dan selalu melaksanakan PPKM Mikro.

"Terkait apa yang kita bahas hari ini, tentunya yang sangat mendasar adalah bagaimana WNI tidak menularkan virus varian baru ke Jawa Timur dan menambah pasien terkonfirm Covid-19 dan bagaimana langkah-langkah yang kita laksanakan untuk antisipasi kedatangan WNI," ujarnya.

Wakapolda berharap kepada seluruh petugas penanganan Covid-19 di Wilayah Jawa Timur agar melaksakan dan menindak lanjuti tugasnya masing-masing dengan penuh tanggung jawab. (Kominfo-lmj/bob)

Portal Berita Lumajang V.2.1 © Hak Cipta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang | Dibuat dan dikembangkan dengan