Kali Sejuk, Ubah Sungai Kumuh Jadi Wisata Beromset Ratusan Juta
09 Juni 2021 | Dilihat 67 kali | Penulis Yongky Dwi Cahyadi . Redaktur Joko

Kali Sejuk menjadi contoh sikap peduli lingkungan merubah image sungai kumuh menjadi tempat wisata dengan perputaran ekonomi ratusan juta. Hal itu disampaikan Bupati Lumajang pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Wisata Kali Sejuk, Desa Purwosono, Kec. Sumbersuko, Selasa (08/06/2021).

Pemerintah Desa Purwosono bersama masyarakatnya tidak hanya berhasil mengubah wajah sungai yang kumuh menjadi bersih, tempat Wisata Kali Sejuk kini menjadi tempat perputaran ekonomi bernilai ratusan juta melalui beberapa cafe bernuansa lingkungan.

"Yang dulunya tidak ada income ekonomi kini menghasilkan ratusan juta income ekonomi baru di sini, percepatannya luar biasa, semangat yang dibangun Kepala Desa yang melibatkan seluruh masyarakat menjadi potensi yang luar biasa," ujar bupati.

Tiap tahun Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati secara internasional pada Tanggal 5 Juni karena lingkungan menjadi perhatian dunia. Oleh karenanya Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati berpesan agar masyarakat turut menjaga dan melestarikan lingkungan di sekitarnya.

"Kita hidup di satu bumi, bumi yang hanya satu maka tentu harus dijaga kelestarian alamnya," tutur Bunda Indah.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Yuli Harismawati menjelaskan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia memiliki tema Restorasi Ekosistem dengan kampanye reimagine, recreate dan restore yang bertujuan membangkitakan semangat masyarakat untuk kembali melakukan aksi positif membersihkan lingkungan. Reimagine, Recreate dan Restore merupakan momen kita untuk menanam pohon, menghijaukan alam dan lingkungan, mengubah pola pikir terhadap pengelolaan sampah dengan 3R, menjaga kebersihan sungai serta berbagai aktivitas positif lainnya dalam menjaga dan merawat lingkungan.

Pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini, Dinas Lingkungan Hidup melakukan penanaman 300 bibit pohon Juet/ Jamblang sebagai daerah tangkapan air atau catchment area, melepaskan burung untuk mengembalikan keseimbangan alam dan Ngopi Sam atau ngopi ditukar sampah. (Kominfo-lmj/Ydc)

Portal Berita Lumajang V.2.1 © Hak Cipta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang | Dibuat dan dikembangkan dengan