Menanak Nasi Liwet, Mengingatkan Bupati Lumajang Saat Berada di Ponpes
24 Oktober 2021 | Dilihat 263 kali | Penulis Andhika . Redaktur Joko

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq bersama Forkopimda mengikuti Lomba Ngeliwet Gawagis dalam rangka Peringatan Hari Santri Nasional 2021, di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuputih Kidul, Kecamatan Jatiroto Kabupaten Lumajang, Sabtu (23/10/2021) malam.

Dalam sambutannya, Bupati Lumajang menyampaikan, menanak nasi liwet sudah menjadi kebiasaan santri saat menuntut ilmu di pondok pesantren. Karena itu, lomba ngeliwet tersebut tidak menjadi hambatan bagi bupati, karena dulu saat berada di pondok ngeliwet sudah menjadi hal biasa dilakukan.

Saat mengikuti lomba, Bupati Lumajang bersama Forkopimda tampak sangat antusias, karena ajang lomba ngaliwet yang digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2021 baru pertama kali diikutinya.

Selanjutnya, Bupati Lumajang berharap tahun depan lomba ngeliwet tersebut bisa digelar lebih meriah, dengan semua persiapan yang lebih matang lagi untuk memperebutkan Piala Bupati dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional.

"Tahun depan ini harus kita persiapkan lebih matang lagi untuk Hari Santri. Tahun depan akan memperebutkan piala bupati. Semoga tahun depan Covid-19 sudah tidak ada, sehingga lomba ngeliwet ini bisa kita selenggarakan lebih meriah lagi," pungkasnya.

Lomba ngeliwet tersebut diikuti oleh beberapa pengasuh pondok pesantren yang ada di Kabupaten Lumajang. Untuk itu, Bupati Lumajang berkeinginan agar lomba ngeliwet tersebut bisa menjadi agenda rutin dalam setiap tahunnya

Terlihat dalam ajang perlombaan tersebut bahan yang dibuat untuk ngeliwet sudah disediakan, seperti beras beserta lauk pauknya. Bahkan, semua keperluan atau perlengkapan yang digunakan peserta untuk menanak nasi liwet juga sudah disediakan oleh penyelenggara. (Kominfo-Lmj/ad)

Portal Berita Lumajang V.2.1 © Hak Cipta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang | Dibuat dan dikembangkan dengan