Bupati Apresiasi Pelestari dan Pegiat Seni Tari Topeng Kaliwungu
05 November 2021 | Dilihat 134 kali | Penulis Bobby Wijayanto . Redaktur Joko

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq menyampaikan rasa bangganya serta mengapresiasi kepada seluruh pelestari dan pegiat Seni Tari Topeng Kaliwungu, yang telah berupaya mempertahankan dan memperjuangkan kesenian tersebut untuk benar-benar menjadi kesenian milik Kabupaten Lumajang.

"Saya mengapresiasi teman-teman dari seluruh group Tari Topeng Kaliwungu yang telah gigih dan terus berkreasi," ungkap bupati saat memberikan sambutan di acara Tasyakuran Pengukuhan Tari Topeng Kaliwungu Sebagai Warisan Budaya Takbenda Nasional Milik Jawa Timur, bertempat di Pendopo Arya Wiraraja Kabupaten Lumajang, Kamis (04/11/21) sore.

Setelah Tari Topeng Kaliwungu mendapatkan hak sebagai kesenian asli dari Lumajang, maka bupati berkeinginan nantinya akan ada event yang lebih meriah lagi sehingga dapat membangkitkan kesenian serta bisa memperkenalkan kesenian tari asli Lumajang tersebut lebih luas lagi. Oleh sebab itu, dirinya berharap pandemi Covid-19 segera berakhir agar masyarakat bisa kembali normal, khusunya para pegiat seni dan budaya dapat eksis kembali sehingga roda perekonomian bisa berjalan.

"semoga covid-19 ini segera berakhir, sehingga kita betul-betul berkehidupan normal kembali dan teman-teman para seniman dan budayawan yang tumpuan hidupnya dari kegiatan seni atau budaya ini bisa pulih kembali," harap bupati.

Dalam kesempatan yang sama, bupati juga menyerahkan piagam penghargaan secara simbolis kepada Ibu Ponirah, yang merupakan pelestari sekaligus anak kandung dari Mbah Nemo pencipta Tari Topeng Kaliwungu, kemudian Sutomo dan Dimo Irfan yang telah menjadi Pelestari tari Topeng Kaliwungu. (Kominfo-lmj/bob)

Portal Berita Lumajang V.2.1 © Hak Cipta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang | Dibuat dan dikembangkan dengan