PPNI Salurkan Donasi Untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru
12 Januari 2022 | Dilihat 201 kali | Penulis Muhammad Syahrul Fadlillah . Redaktur Fadly

Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati menyampaikan terima kasih kepada para perawat yang telah bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam menanggulangi bencana yang ada di Kabupaten Lumajang.

"Ini untuk ke sekian kalinya, setelah melakukan penanganan covid, ini harus kembali disibukkan dengan bencana Erupsi Gunung Semeru, sangat luar biasa kerja keras para perawat ini, kami atas nama pemerintah menyampaikan banyak terima kasih," ujar Wabup saat menerima rombongan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) DPW Jatim dan DPP Lumajang di Kantor Bupati Lumajang, Rabu (12/1).

Diketahui, kedatangan rombongan PPNI tersebut dalam rangka menyerahkan sejumlah donasi dari Perawat Peduli Semeru kepada para korban Erupsi Gunung Semeru senilai Rp. 650 juta yang akan digunakan untuk melengkapi kebutuhan hunian sementara.

Sementara disampaikan, Prof. Dr. Nursalam, Ketua DPW PPNI Jawa Timur pihaknya telah mengumpulkan donasi dari seluruh PPNI se Indonesia sejak awal terjadinya Erupsi Gunung Semeru.

"Setelah dapat laporan dari Dr. Suhari (PPNI Lumajang) kami langsung mengirimkan ke pusat untuk kami edarkan ke seluruh Indonesia, itu sebagai dukungan bukan hanya dana tapi dukungan tenaga semua yang bisa kita lakukan," ungkapnya.

Sampai saat ini, beberapa perawat juga masih berada di Posko PPNI yang berada di lokasi terdampak bencana Erupsi Gunung Semeru.

Di sisi lain, Ketua DPD PPNI Lumajang Dr. Suhari menyampaikan banyak kegiatan yang dilakukan oleh PPNI di lokasi terdampak Erupsi Gunung Semeru, selain penanganan medis, juga melakukan trauma healing untuk anak-anak.

"Ini kita masih ada Pos di sana untuk mengkolektif yang datang dari luar kota, kita nanti juga ada perawat penanggulangan bencana, ini sudah di SK," terangnya. (Kominfo-Lmj/Fd)

Portal Berita Lumajang V.2.1 © Hak Cipta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang | Dibuat dan dikembangkan dengan