Masuk Nominator Nirwasita Tantra, Bupati Paparkan DIKPLHD Lumajang
26 November 2021 | Dilihat 95 kali | Penulis Yongky Dwi Cahyadi . Redaktur Joko

Kabupaten Lumajang kembali masuk nominator Nirwasita Tantra Award 2021. Di hadapan Tim Panelis Verifikasi Nirwasita Tantra bupati memaparkan Dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (DIKPLHD).

Bupati memaparkan bahwa keberhasilan pembangunan lingkungan hidup dihitung menggunakan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) yang terdiri dari Indeks Kualitas Air, Indeks Kualitas Udara dan Indeks Tutupan Vegetasi. IKLH sudah menjadi indikator Sasaran Strategis Bupati Lumajang dan sudah tertuang dalam Review RPJMD.

"Indeks kualitas lingkungan hidup kami rata-rata baik dengan nilai di atas 70%," jelas bupati di Pendopo Arya Wiraraja, Jum'at (26/11/2021).

Salah satu concern bupati dalam isu lingkungan, ia menerbitkan Peraturan Bupati Lumajang No 56 Tahun 2019 tentang penggunaan plastik sekali pakai.

"Kita sudah punya Peraturan Bupati tentang penggunaan plastik sekali pakai, kalau bapak ibu mampir ke minimarket pasti tidak diberi kantong plastik, itu yang sekian waktu akan menjadi kebiasaan yang bagus di masyarakat," ujarnya.

Selain itu, bupati juga memaparkan berbagai program dan contoh daerah yang berhasil dalam pengelolaan lingkungan hidup, seperti di RW 5 Ditotrunan, Konsep Eco Pesantren Ponpes Asy Syarifiy Pandanwangi dan Kali Sejuk Desa Purwosono.

"Sungai di Desa Purwosono dulu sebagai tempat pembuangan limbah, sampah, memandikan sapi bahkan jalannya pencurian sapi, sekarang daerahnya bersih tertata bagus, terjadi perputaran ekonomi puluhan hingga ratusan juta di sana, jadi tidak hanya kebersihan, ekonominya dapat, keamanannya juga dapat," jelas bupati.

Selain itu, bupati didampingi pengasuh Ponpes Asy-Syarifiy juga menjelaskan konsep pesantren berwawasan lingkungan. Tidak hanya diajarkan perilaku hidup bersih dan berwawasan lingkungan, santri juga diajak mengkaji ilmu lingkungan yang ada dalam Al Qur'an.

"Ini prototipe faktual tentang bagaimana pengelolaan lingkungan juga ada di pondok pesantren," pungkasnya. (Kominfo-lmj/Ydc)

Portal Berita Lumajang V.2.1 © Hak Cipta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang | Dibuat dan dikembangkan dengan