Ketua TP PKK Jatim : Tempe Produksi Lumajang Ini Paling Enak dan Miliki Ciri Khas
20 Agustus 2022 | Dilihat 205 kali | Penulis Ardi . Redaktur Anam
Foto : Dok. Kominfo-lmj

Tempe merupakan salah satu makanan yang sangat familiar di kalangan masyarat. Bahkan, tempe juga diyakini sering menghiasi meja makan keluarga di Indonesia.

Berbicara mengenai makanan tradisional, di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur terdapat olahan tempe yang berbeda dengan tempe pada umunya, yakni tempe lanang dan tempe wedok. Selain unik, tempe tersebut juga memiliki cita rasa yang enak dan wajib untuk dicoba.

"Tempe yang paling enak dan banyak cirinya itu dari Lumajang, kemudian tadi saya lihat ada tempe lanang dan tempe wedok, ini luar biasa sekali," kata Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak dalam arahannya pada kegiatan Penyuluhan Tempe yang Baik dan Sehat, di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Jumat (19/8/2022).

Arumi juga mengatakan, bahwa minat konsumsi tempe bagi generasi muda, terutama diwilayah-wilayah perkotaan saat ini mulai menurun. Sebab kebanyakan anak-anak muda menganggap tempe merupakan makanan Pokja.

"Jadi penyuluhan tempe dan bagaimana kurang lebih 300 unit usaha di Lumajang bisa bertahan, bisa surfive dan tempe bisa terus-menerus menjadi makanan favorit," ujar dia.

Menurutnya, makanan tradisional tersebut kaya akan nutrisi di dalamnya. Kandungan berbagai nutrisi dalam tempe membuat tempe dipercaya memiliki segudang manfaat, seperti protein yang tinggi dan rendah kandungan lemak.

"Tempe mempunyai kandungan gizi yang baik, sebab tempe ini disebut sebagai protein nabati," terangnya.

Arumi berharap, agar TP PKK Kabupaten Lumajang dapat terus melakukan pengawalan dibidang usaha, sehingga bisa terus berkembang.

"Mudah-mudahan ini bisa dikawal oleh semua TP PKK di semua jenjang, dan tentunya para swasta yang tidak lupa adalah pahlawan-pahlawan dibidang usaha," harapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Musfarinah Thoriq mengungkapkan, bahwa pengrajin Tempe di Kabupaten Lumajang tercatatat kurang lebih 374 unit usaha dengan kapasitas produksi kurang lebih 1.250 kg per bulan.

"Ini persembahan di beberapa kecamatan, diantaranya Kecamatan Tempeh, Kunir Kidul, Candipuro, Klakah dan Kecamatan Lumajang," ungkapnya. (Kominfo-lmj/Ard)

Portal Berita Lumajang V.2021.2.1 © Hak Cipta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang | Dibuat dan dikembangkan dengan