Waspadai PMK Gelombang Kedua, Pemkab Lumajang Upayakan Percepatan Vaksinasi Ternak
19 Januari 2023 | Dilihat 504 kali | Penulis Fadly . Redaktur Anam
Foto : Dok. Kominfo-lmj

Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) belum selesai sepenuhnya. Upaya percepatan vaksinasi hewan ternak terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang.

Saat dimintai keterangan di kantornya, Kamis (19/1/2023), Kepala Seksi Kesehatan Hewan DKPP Kabupaten Lumajang, drh Kusuma Wardani mengatakan, bahwa saat ini masih ditemukan sejumlah kasus PMK yang menyerang ternak di wilayah Kabupaten Lumajang.

Lanjut dia, meskipun tidak banyak seperti tahun lalu, namun beberapa kasus ditemukan dengan ciri yang berbeda. Kusuma menyebut bahwa PMK yang saat ini terjadi merupakan gelombang dua, sama halnya seperti pandemi COVID-19 yang muncul varian baru.

“Ada beberapa sapi di Lumajang yang terserang. Memang tidak banyak. Tetapi, kami tetap mewaspadai PMK gelombang kedua,” kata dia.

Selain itu, dikatakan Kusuma, bahwa salah satu kasus yang baru ditemukan, pada bagian mulut terdapat lesi dan mengeluarkan liur secara terus-menerus. Tetapi, saat ini hanya terlihat lesi tanpa ada liur, kemudian ternak langsung tidak nafsu makan dan beberapa saat kemudian, sapi sudah ditemukan mati mendadak.

Untuk mengantisipasi mewabahnya PMK gelombang kedua ini, dirinya juga meminta para peternak yang belum memberikan vaksin pada ternaknya, agar segera melapor kepada petugas kesehatan hewan di wilayahnya, agar seger dilakukan vaksinasi.

“Termasuk bagi ternak yang belum vaksin. Segera menghubungi petugas kesehatan terdekat. Karena jika satu kandang ada PMK, maka ternak yang belum tervaksin bakal terpapar. Sedangkan ternak yang sudah vaksin kebal dari PMK,” pungkasnya. (Kominfo-lmj/Fd)

Portal Berita Lumajang V.2021.2.1 © Hak Cipta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang | Dibuat dan dikembangkan dengan