Produksi Daun Talas Beneng di Lumajang Diharapkan Mampu Tingkatkan Nilai Ekspor
16 Desember 2022 | Dilihat 203 kali | Penulis Ardi . Redaktur Anam
Foto : Dok. Kominfo-lmj

Produksi daun talas beneng diharapkan dapat berpotensi meningkatkan nilai ekspor Kabupaten Lumajang, Jawa Timur dari imbas pandemi COVID-19.

"Mudah-mudahan talas beneng ini bisa menambah gairah perdagangan kita untuk meningkatkan nilai dan kualitas ekspor," kata Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah) saat Melepas Ekspor Daun Talas Beneng ke Amerika Serikat oleh Cv. Talas Jaya Nusantara, di Pasar Agropolitan Seroja, Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang, Kamis (15/12/2022).

Menurut Bunda Indah, nilai ekspor Kabupaten Lumajang di tahun 2019 dan 2020 telah mengalami penurunan di banding tahun-tahun sebelumnya. Penurunan itu disebabkan karena imbas pandemi Covid-19 yang telah mempengaruhi perdagangan Internasional.

"Jadi 2019 dan 2020 nilai ekspor kita mengalami penurunan, kemudian 2021 tercatat dibawah satu triliun," ujar dia.

Selain itu, diterangkan Bunda Indah, bahwa pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan akan terus mensuport sekaligus memfasilitasi kebutuhan-kebutuhan para petani talas, salah satunya soal kebutuhan bibit yang menjadi salah satu kendala yang dialami oleh para petani.

"Jadi ini sudah menjadi kewajiban kita, dan dinas pertanian harus segera memfasilitasi," terangnya.

Dirinya juga mengharapkan, ke depan produksi daun talas beneng yang dihasilkan oleh 1.800 petani di Lumajang, dapat terus meningkat dan semakin bertambah.

"Jadi Ini ekspor perdana, harapan kita produksi akan terus bertambah seiring dengan bertambahnya petani-petani yang tertarik untuk menanam talas beneng," harapnya.

Sementara itu, Siti Khoiriyah yang biasa dikenal dengan sebutan Ratu Talas mengungkapkan, bahwa ekspor perdana tersebut, nantinya akan tergabung menjadi satu bersamaan dengan sejumlah Kabupaten lainnya, yakni Kabuaten Jombang dan Kediri.

"Ekspor perdana ini sebenarnya ada tiga kontener, jadi yang pertama berasal dari Kabupaten Lumajang, kemudian Jombang dan Kediri," ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan, talas beneng juga diasumsi dapat dijadikan menjadi berbagai macam olahan, seerti teh herbal dan kosmetik.

"Ini bisa dimanfaatkan menjadi macam macam olah, baik teh herbal maupun kosmetik," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak, baik pemerintah, perhutani serta Cv. Talas Jaya Nusantara yang telah mensupport para petani talas di Kabupaten Lumajang. (Kominfo-lmj/Ard)

Portal Berita Lumajang V.2021.2.1 © Hak Cipta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang | Dibuat dan dikembangkan dengan