Lumbung Pangan Masyarakat Diharapkan Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Petani di Lumajang
22 Desember 2022 | Dilihat 190 kali | Penulis Ardi . Redaktur Anam
Foto : Dok. Kominfo-lmj

Keberadaan Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para petani.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Lumajang Thoriqul Haq (Cak Thoriq) saat acara Peresmian Terpusat Lumbung Pangan Masyarakat dan Sarana Pendukung se-Kabupaten Lumajang Tahun anggaran 2022, di Dusun Darungan Dasa Nogosari, Kecamatan Rowokangkung, Kamis (22/12/2022).

Cak Thoriq juga menyampaikan, bahwa pemerintah daerah akan terus mengintervensi barbagai program yang ada disektor pertanian, seperti misal Gerakan Belanja Sayuran di Lahan Petani (Gerbas Tani) serta berbagai program lainnya.

Menurutnya, hal itu merupakan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, utamanya para petani.

"Ini intervensi yang kesekian dari pemerintah dari banyak program yang sudah dievaluasi, supaya apa, petani tidak lagi bergantung pada pihak-pihak yang bisa memasang harga yang tidak sesuai dengan keinginan petani," ujar dia.

Menurut Cak Thoriq, keberadaan sarana LPM dapat memberikan beberapa keuntungan serta nilai tambah bagi para kelompok tani. Sebab para kelompok tani nanti bisa secara langsung menjual produk hasil panen yang dikelola melalui lumbung pangan.

"Kalau sudah ada mesin selep dan pengering harus mulai berfikir bagaimana beras itu langsung dalam bentuk kemasan, sehingga dari sini langsung bisa distribusi dan langsung bisa dijual," katanya.

Cak Thoriq berharap, agar pemerintah desa serta kelompok tani dapat lebih inovatif dalam memanfaatkan sarana LPM. Sehingga dapat menjadi percontohan bagi para kelompok tani lain yang ada di Kabupaten Lumajang.

"Kalau ini berjalan dengan baik ini akan bisa menjadi contoh bagi kelompok tani yang lain, bisa diintervensi oleh perintah daerah, maupun ada DAK yang nantinya turun, bisa mencontoh karena ini sudah berhasil," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lumajang, Hairil Diani menerangkan, bahwa pembangunan LPM yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK), khususnya bidang ketahanan pangan, diarahakan ke sejumlah desa yang berada di Kecamatan Rowokangkung dan Sukodono, diantaranya Desa Kebonagung, Klanting, Kutorenon dan Desa Darungan.

"DAK kita, khususnya dibidang ketahanan pangan menyasar empat desa yang membangun LPM, secara total satu desa nilainya Rp1 Miliar," terang dia.

Ia menambahkan, bahwa adapun sarana pendukung dalam pembangunan LPM, diantaranya Rice Milling Unit atau mesin penggilingan Padi, dryer atau mesin pengering, lantai jemur dan pengolahannya.

"Ada beberapa kompenen yang dibangun di tahun ini, yang pertama Rice Milling Unit, kemudian ada dryer atau mesin pengering, lantai jemur dan pengolahannya," imbuhnya. (Kominfo-lmj/Ard)

Portal Berita Lumajang V.2021.2.1 © Hak Cipta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang | Dibuat dan dikembangkan dengan