Film Dokumenter 'Usap Pilu Semeru' Bisa Jadi Sumber Referensi Penanganan Bencana
07 Maret 2023 | Dilihat 550 kali | Penulis Yongky . Redaktur Anam
Foto : Dok. Kominfo-lmj

Bupati Lumajang Thoriqul Haq (Cak Thoriq) merilis penayangan Film Dokumenter "Usap Pilu Semeru". Premiere film tersebut tayang di Bioskop Mopic Cinema Lumajang dan Platform Media Sosial Akun Youtube resmi milik Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

"Film dokumenter ini harapannya bisa menjadi referensi bagi banyak pihak untuk bisa dijadikan salah satu item penanganan kalau ada keadaan-keadaan darurat dalam penanganan bencana," ujar dia di hadapan awak media, Selasa (07/03/2023)

Cak Thoriq juga menyampaikan, bahwa Film Dokumenter "Usap Pilu Semeru" dibuat sebagai bentuk apresiasi kepada semua pihak baik relawan, TNI, Polri, Pemerintah Pusat hingga daerah yang secara maksimal melakukan penanganan sebagai upaya mengusap kepiluan warga terdampak Erupsi Semeru 4 Desember 2021 lalu.

Menurutnya, film tersebut adalah hasil dari kumpulan video dari berbagai sumber, sebagai gambaran proses penanganan kejadian bencana erupsi semeru. Mulai dari proses evakuasi korban hingga rekonstruksi dan langkah percepatan pembangunan hunian relokasi.

"Secara khusus saya mengapresiasi Bang Iwan dan Mas Rohman karena latarbelakangnya dari media televisi dan mendapatkan beberapa gambaran yang perlu didokumentasi menjadi gambaran secara utuh. Dan teman-teman Dinas Kominfo baik yang editing maupun crew yang mengikuti saya dan bunda dalam penanganan bencana erupsi semeru," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah membantu percepatan penanganan bencana.

Menurutnya, kolaborasi yang baik antara pemerintah pusat hingga pemerintah daerah serta para relawan dan NGO menjadikan penanganan bencana berjalan lancar dan cepat.

"Kecepatan pasca bencana, tidak sampai 2 minggu Pemkab sudah berupaya menghubungi kementerian terkait untuk segera ikut bergabung mempercepat penyediaan rumah hunian tetap dan hunian sementara, tidak kurang dari 1 bukan lahan seluas 81 hektar sudah ready, ini sangat luar biasa cepatnya," ujarnya. (Kominfo-lmj/Ydc)

Portal Berita Lumajang V.2021.2.1 © Hak Cipta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang | Dibuat dan dikembangkan dengan