Fokus Kebersihan Jembatan Pasca Banjir, Pemkab Lumajang Upayakan Normalisasi
28 Januari 2024 | Dilihat 665 kali | Penulis Andika . Redaktur Anam
Foto : Dok. Kominfo-lmj/Reza

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur berupaya tanggap terhadap cuaca ekstrem, yang menimbulkan banjir akibat hujan lebat dan angin kencang.

Sabtu (27/1/2024), banjir merendam Desa Sawaran Kulon, Desa Bandaran, dan Perumahan Biting Desa Kutorenon Sukodono, memaksa warga menghadapi genangan air.

Dalam kunjungannya, Pj. Bupati Lumajang, Indah Wahyuni (Yuyun) menyatakan bahwa intensitas hujan tinggi berdampak signifikan, terutama pada jembatan yang menghubungkan Desa Bandaran dan Desa Sawaran Kulon di Kecamatan Kedungjajang. Jembatan terdampak dan terhambat oleh sampah banjir, mempersulit akses warga.

"Pembersihan jembatan sedang dilakukan dengan alat berat untuk mengatasi situasi tersebut. Pemasangan garis polisi juga dilakukan untuk memastikan keamanan malam hari," ujar dia.

Menurutnya, dengan potensi cuaca sulit diprediksi dan risiko bencana susulan, pemerintah fokus pada pembersihan jembatan dan pengaturan lalu lintas.

"Langkah-langkah ini diambil dengan harapan meminimalkan dampak negatif dan menjaga keselamatan warga di tengah kondisi cuaca yang tidak pasti," harapnya. (Kominfo-lmj/Ad)

Portal Berita Lumajang V.2021.2.1 © Hak Cipta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang | Dibuat dan dikembangkan dengan