TRC BPBD Lumajang Respon Positif saat Wisatawan Kapas Biru Mengalami Cidera, Evakuasi Dilakukan dengan Sigap
14 November 2023 | Dilihat 397 kali | Penulis Fadli . Redaktur Anam
Foto : Dok. BPBD-lmj

Salah satu pengunjung wisata Air Terjun Kapas Biru di Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo mengalami cidera pada kaki kanan saat menuruni tebing terjal akses menuju Air Terjun Kapas Biru. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, Senin (13/11/2023) kemarin.

Korban merupakan warga Dusun Tapan Desa Tapan Kecamatan Kedung Waru Kabupaten Tulungagung.

Saat dimintai keterangan melalui telepon selulernya, Selasa (14/11/2023), Petugas Pusdalops Kabupaten Lumajang, Nur Cahyo menerangkan, bahwa usai mengalami cidera, korban tidak bisa berjalan menuju pintu masuk wisata. Teman-teman korban pun akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada petugas di pos penjagaan wisata. Kondisi tersebut dilaporkan kepada Pusdalops BPBD Kabupaten Lumajang.

"Kami menerima laporan melalui jaring komunikasi via telepon bahwa terdapat 5 wisatawan berada di posisi bawah dari air terjun Kapas Biru dan satu rekannya mengalami cedera pada kaki kanannya sehingga meminta tolong serta memerlukan tindakan evakuasi," terang dia.

Ia juga menerangkan, Tim TRC yang tiba di lokasi melakukan koordinasi dengan Koramil Pronojiwo, Polsek Pronojiwo, PSC Dinkes/PKM Pronojiwo, Relawan serta Perangkat Desa terkait untuk persiapan turun ke bawah menjangkau lokasi rombongan wisatawan.

Evakuasi pun berlangsung dramtis lantaran korban harus ditandu untuk menaiki tebing menuju pos pintu masuk.

"TRC BPBD Kabupaten Lumajang dibantu seluruh unsur yang terlibat melakukan proses evakuasi korban yang cedera tersebut dengan diangkut menggunakan strecher menuju ke pintu masuk atas secara bergantian mengingat medan yang cukup terjal dan kondisi fisiknya cukup besar sambil melakukan pengecekan kesehatan," jelasnya.

Korban berhasil dievakuasi naik menuju pintu masuk dan mendapatkan tindakan medis lanjutan oleh petugas Puskesmas Pronojiwo kemudian dirujuk menuju Puskemas Pronojiwo untuk mendapatkan perawatan medis secara intensif mengingat kondisinya sangat lemas.

Oleh karena itu, masyarakat atau wisatawan yang akan melakukan wisata di tempat yang jalurnya ekstrim untuk memperhatikan kondisi fisik dan tetap berhati-hati saat mengarungi jalur terjal. (Kominfo-lmj/Fd)

Portal Berita Lumajang V.2021.2.1 © Hak Cipta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang | Dibuat dan dikembangkan dengan