Camat Diminta Berperan Aktif dalam Peningkatan Realisasi Penerimaan PBB-P2 di Lumajang
28 Desember 2023 | Dilihat 135 kali | Penulis Ardi . Redaktur Anam
Foto : Dok. Kominfo-lmj/Dian

Pj. Bupati Lumajang Indah Wahyuni (Yuyun) mendorong seluruh camat di wilayahnya untuk turut serta berkontribusi dalam mendorong peningkatan realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Hal tersebut disampaikannya dalam arahannya pada Evaluasi Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun 2023, bertempat di Gedung Panti PKK Lumajang, Rabu (27/12/2023).

Dalam evaluasi tersebut, Yuyun menyampaikan, bahwa sisa piutang PBB-P2 di tahun 2023 mencapai 28 persen, dengan 65 desa yang sudah melunasi kewajiban pajak dan 52 desa lainnya masih terutang. Total tagihan yang terhutang mencapai sekitar Rp21 miliar, dimulai sejak tahun 2019.

"Saya ingin ada kontribusi dari para camat, untuk bisa tahun depan PBB itu lunas," ujar dia.

Dalam upaya memberikan keringanan kepada Wajib Pajak (WP) yang belum melunasi kewajiban, Pemerintah Kabupaten Lumajang telah mengadakan pembebasan sanksi administratif berupa bunga atau denda pajak daerah. Pembebasan tersebut dilakukan dalam rangkaian pelayanan Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-768, mulai bulan November hingga Desember 2023.

"Adanya penghapusan denda, pemutihan ini untuk memberikan keringanan, sehingga tidak memberatkan warga masyarakat untuk membayar," katanya.

Yuyun mengharapkan, dengan adanya program pembebasan sanksi administratif akan dapat mendorong Wajib Pajak untuk melunasi kewajiban pajaknya. Dirinya juga berharap, agar setelah ini tidak ada lagi tunggakan pajak.

“Saya harap, dengan terjalinnya sinergi antara pemerintah kabupaten, camat, dan masyarakat dapat meningkatkan kesadaran akan kewajiban membayar pajak, sehingga target lunas PBB-P2 dapat tercapai pada tahun mendatang,” harapnya. (Kominfo-lmj/Ard)

Portal Berita Lumajang V.2021.2.1 © Hak Cipta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang | Dibuat dan dikembangkan dengan