Langkah Strategis, Pemkab Lumajang Beri Tambahan Makanan Bergizi untuk Anak Stunting
20 Januari 2024 | Dilihat 111 kali | Penulis Fadly . Redaktur Anam
Foto : Dok. Kominfo-lmj

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur terus mengambil langkah-langkah strategis untuk menanggulangi masalah stunting yang masih menjadi perhatian serius di Lumajang. Melalui berbagai upaya, pemerintah daerah telah melakukan pemetaan wilayah dan pendataan ulang potensi kasus stunting guna merumuskan langkah-langkah lebih lanjut.

Menurut Penjabat Bupati Lumajang, Indah Wahyuni atau yang biasa akrab disapa Yuyun, pendataan tidak hanya terkait anak-anak yang mengalami stunting, tetapi juga anak-anak yang mengalami kekurangan gizi.

"Pendataan dilakukan di setiap wilayah, bukan hanya terkait anak stunting, tapi juga anak yang kurang gizi, itu menjadi perhatian kita," terang dia saat dimintai keterangan di Pendopo Arya Wiraraja Kabupaten Lumajang, Sabtu (20/1/2024).

Yuyun juga menerangkan, bahwa pemerintah daerah juga telah memberikan tambahan makanan bergizi kepada anak-anak dengan indikasi stunting dan gizi buruk. Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk mencegah dan menurunkan angka stunting di wilayah tersebut.

Lanjut dia, stunting diyakini juga dipengaruhi oleh pernikahan dini. Oleh karena itu, upaya pencegahan dini dilakukan secara masif melalui pendekatan tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam acara non formal.

"Kita juga mencegah pernikahan dini, itu berpengaruh pada stunting. Kita memberikan pemahaman dan melakukan sosialisasi melalui kegiatan non formal dengan melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama. Selain itu, kita memberikan pendidikan gizi kepada ibu-ibu muda," jelasnya.

Ia menambahkan, bahwa dalam rangka mendukung pemenuhan gizi anak-anak yang mengalami stunting dan kekurangan gizi, Pemerintah Kabupaten Lumajang bekerja sama dengan sejumlah perusahaan BUMN, BUMD, dan para pengusaha melalui Corporate Social Responsibility (CSR) untuk program Bapak Asuh.

"Anggaran pemerintah terbatas, kami dibantu oleh para pengusaha dan perusahaan melalui program Bapak Asuh untuk pemenuhan kebutuhan dua butir telur setiap hari, alhamdulillah ini sudah berjalan baik," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Pj. Bupati Lumajang juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh perusahaan baik BUMN, BUMD, maupun perusahaan swasta yang telah berkontribusi dalam membantu pemerintah mengatasi masalah terkait stunting.

“Dengan sinergi antara pemerintah dan sektor swasta, diharapkan upaya ini dapat membawa perubahan positif dalam penurunan angka stunting di Kabupaten Lumajang,” harapnya. (Kominfo-lmj/Fd)

Portal Berita Lumajang V.2021.2.1 © Hak Cipta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang | Dibuat dan dikembangkan dengan