FGD Kebencanaan Menuju Penanggulangan Bencana yang Komprehensif dan Efektif di Lumajang
16 Mei 2024 | Dilihat 355 kali | Penulis Fadly . Redaktur Anam
Foto : Dok. Kominfo-lmj/Reza

Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) selama dua hari, 14-15 Mei 2024, bertempat di Aula Warung Apung Pondok Asri Lumajang. Acara tersebut bertujuan menyusun kajian risiko bencana yang komprehensif dan efektif di Kabupaten Lumajang.

"FGD ini melibatkan berbagai peserta, termasuk Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Kabupaten Lumajang, organisasi masyarakat (ORMAS), dan komunitas kebencanaan," ujar Kalaksa BPBD Kabupaten Lumajang, Patria Dwi Hastiadi.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi di antara semua pihak yang terlibat, guna menghasilkan dokumen penanggulangan bencana yang solid dan terpadu.

Patria juga menyampaikan, bahwa penyusunan dokumen tersebut memiliki beberapa tujuan penting, yaitu meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang potensi bencana, serta mengoptimalkan pengaturan tata ruang untuk mengurangi risiko bencana. Penyamaan pendapat dianggap krusial agar tercipta visi yang sama dalam penyajian data dan informasi terkait penanggulangan bencana.

“Penyamaan persepsi antar semua pihak yang terlibat sangat krusial untuk menghasilkan dokumen yang komprehensif dan efektif dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Lumajang,” katanya.

Acara tersebut menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten. Pada hari pertama, Amni Najmi, Plt. Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Lumajang, menyampaikan materi tentang Rancangan Rencana Penanggulangan Bencana (PRB) Kabupaten Lumajang. Pratomo Cahyo Nugroho, Analis Kebencanaan Ahli Madya dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), membahas Panduan Rumusan Tujuan, Sasaran, Strategi, Arah Kebijakan, Program, dan Rencana Aksi.

Pada hari kedua, diskusi berlanjut dengan penyusunan matriks program dan kegiatan penanggulangan bencana Kabupaten Lumajang yang dipandu oleh Mambaus Suud dari Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan BPBD Jawa Timur. Diskusi tersebut bertujuan memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara berbagai pihak dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana di Kabupaten Lumajang.

Dengan terselenggaranya FGD tersebut, diharapkan Kabupaten Lumajang mampu meningkatkan kesiapsiagaan dan respon terhadap bencana di masa mendatang.

“Kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antar instansi dan komunitas, sehingga mampu menciptakan sistem penanggulangan bencana yang lebih baik dan efektif,” imbuh dia.

Melalui penyusunan dokumen yang komprehensif dan partisipatif, Kabupaten Lumajang diharapkan mampu mengurangi risiko bencana dan melindungi masyarakat secara lebih efektif. Inisiatif tersebut menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam melindungi warganya dan memastikan kesiapan menghadapi berbagai potensi bencana. (Kominfo-lmj/Fd)

Portal Berita Lumajang V.2021.2.1 © Hak Cipta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang | Dibuat dan dikembangkan dengan