Pola Pengasuhan Terbukti Efektif dalam Mencegah Stunting pada Baduta/Balita
17 Mei 2024 | Dilihat 207 kali | Penulis Anam . Redaktur Anam
Foto : Dok. Kominfo-lmj/Anam

Dalam upaya menangani stunting pada balita, Pola Pengasuhan Keluarga (HPK) telah menjadi fokus utama dalam memastikan pertumbuhan dan perkembangan optimal anak-anak.

Dalam laporannya di Seminar Internalisasi Pengasuhan Balita dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting Kepada Masyarakat (KERABAT), bertempat di Graha Nagara Bhakti Kantor BKD Kabupaten Lumajang, Kamis (16/5/2024), Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan P2KB Lumajang, drg. Rina Dwi Astuti, menggarisbawahi berbagai langkah yang menjadi kunci dalam mencegah stunting pada balita.

Lanjut dia, salah satu langkah utama yang disoroti adalah pemberian ASI Eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi. Menurut drg. Rina, ASI memiliki kandungan nutrisi yang tidak tergantikan, serta membantu membangun sistem kekebalan tubuh bayi secara optimal.

"Memberikan ASI Eksklusif selama enam bulan pertama merupakan fondasi penting dalam mencegah stunting pada balita," ungkap drg. Rina.

Langkah selanjutnya adalah pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang kaya gizi setelah bayi mencapai usia enam bulan. MPASI yang seimbang dan bervariasi menjadi kunci untuk memastikan anak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan yang sehat.

"Tidak hanya memberikan makanan pendamping, namun juga penting untuk memberikan stimulasi sesuai usia agar tumbuh kembang anak berjalan optimal," tambah drg. Rina.

Selain itu, imunisasi dasar juga menjadi bagian integral dari upaya pencegahan stunting. Menjalankan imunisasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan membantu melindungi anak dari penyakit-penyakit yang dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan mereka.

Untuk memantau perkembangan anak secara lebih terarah, drg. Rina menekankan pentingnya Kartu Kembang Anak (KKA). Melalui KKA, orang tua dapat melacak pertumbuhan dan perkembangan anak secara lebih terinci, serta mendapatkan arahan yang tepat dalam merawat anak.

Dirinya berharap, dengan implementasi Pola Pengasuhan Keluarga yang tepat, akan tercipta generasi penerus yang sehat dan berkualitas. (Kominfo-lmj/An-m)

Portal Berita Lumajang V.2021.2.1 © Hak Cipta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang | Dibuat dan dikembangkan dengan