Pemkab Lumajang Dukung Persiapan Matang Piodalan Pura Mandara Giri Semeru Agung
26 Juni 2024 | Dilihat 450 kali | Penulis Yongky . Redaktur Anam

Seiring dengan mendekati perayaan Piodalan Pura Mandara Giri Semeru Agung, Pemerintah Kabupaten Lumajang turut aktif dalam mendukung persiapan yang matang untuk acara sakral tersebut.

Panitia Pujawali Pura Mandara Giri Semeru Agung telah mencapai tahap persiapan sekitar 70 persen, dengan fokus utama untuk memastikan kelancaran acara yang melibatkan masyarakat Hindu dari Jawa Timur dan Bali.

"Persiapan Piodalan ini membutuhkan koordinasi yang sangat baik antara berbagai pihak terkait. Kami bersama Panitia Pujawali dan seluruh komponen masyarakat berusaha keras agar segala sesuatunya berjalan lancar," ujar Pj. Bupati Lumajang Indah Wahyuni (Yuyun) yang turut aktif dalam meninjau persiapan acara tersebut di Pura Mandara Giri Semeru Agung Lumajang, Rabu (26/6/2024).

Ketua Pengurus Harian Pura Mandhara Giri Semeru Agung Lumajang, Wira Dharma menerangkan, bahwa Piodalan, atau odalan, merupakan peringatan suci dalam tradisi Hindu yang diperingati sebagai bentuk penghormatan kepada Ida Sang Hyang Widhi, Tuhan Yang Maha Esa, serta manifestasinya. Acara tersebut juga menjadi momen penting untuk merayakan sejarah berdirinya Pura Mandara Giri Semeru Agung.

Upacara Manca Wali Krama Pura Mandara Giri Semeru Agung akan dilaksanakan dari tanggal 15 Juli hingga 4 Agustus 2024. Acara ini akan mencakup serangkaian kegiatan sakral yang melibatkan partisipasi luas dari umat Hindu di Jawa Timur dan Bali.

"Partisipasi masyarakat dalam upacara ini sangat penting untuk mempertahankan dan menghidupkan nilai-nilai keagamaan serta kebudayaan Hindu yang kaya," tambah Wira.

Tradisi melasti ke laut di Pantai Watu Pecak pada tanggal 15 Juli dan taur Manca Wali Krama pada tanggal 18 Juli akan menjadi bagian dari rangkaian upacara tersebut. Puncak acara pada tanggal 20 Juli akan menandai momen terbesar dalam Piodalan Pura Mandara Giri Semeru Agung, diharapkan akan dihadiri oleh gubernur, pejabat menteri, serta delegasi dari berbagai kabupaten dan provinsi.

Dalam mendukung tradisi sakral tersebut, umat Hindu juga akan melaksanakan tradisi mulang pakelem ke gunung, danau, dan laut, sebagai simbol permohonan keselamatan dan berkah bagi umat manusia.

"Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Lumajang, kami berharap Piodalan Pura Mandara Giri Semeru Agung tahun ini akan berjalan sukses dan memberikan makna mendalam bagi seluruh umat Hindu yang mengikutinya," harapnya.

Dengan demikian, upacara Piodalan Pura Mandara Giri Semeru Agung tidak hanya menjadi peringatan keagamaan, tetapi juga merupakan momentum penting dalam memperkuat identitas dan nilai-nilai budaya Hindu di tengah masyarakat Hindu Jawa Timur dan Bali. (Kominfo-lmj/Ydc)

Portal Berita Lumajang V.2021.2.1 © Hak Cipta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang | Dibuat dan dikembangkan dengan