Bupati dan Wabup Lakukan Sensus Penduduk Langsung di Rumah Dinas
01 September 2020 | Dilihat 201 kali | Penulis Fadly . Redaktur Fadly
Foto : Dok. Kominfo-Lmj

Setiap Warga Negara Indonesia (WNI) diwajibkan untuk melakukan sensus penduduk. Kegiatan sensus penduduk bertujuan untuk menyediakan data jumlah, komposisi, distribusi, dan karakter penduduk Indonesia menuju Satu Data Kependudukan Indonesia.

Pada hari pertama pelaksanaan sensus penduduk di Kabupaten Lumajang, Bupati dan Wakil Bupati Lumajang melakukan verifikasi sensus penduduk secara langsung di rumah dinas masing-masing, Selasa (1/9/2020).

Tidak membutuhkan waktu yang lama, kurang dari 5 menit, proses pendataan sudah selesai dilakukan.

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq menjelaskan data hasil dari sensus penduduk sangat bermanfaat sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan oleh pemerintah. Dirinya mengajak masyarakat mendukung sensus penduduk tahun 2020 sebagai upaya BPS menghadirkan data yang valid dan menjadi dasar pemerintah mengambil kebijakan untuk kesejahteraan masyarakat.

Menurut Bupati yang akrab disapa Cak Thoriq itu proses pendataan sensus penduduk saat ini lebih mudah dan tidak membutuhkan waktu yang lama.

"Prosesnya sangat mudah sekali, KTP, KK kemudian pencatatan terhadap aktifitas kalau ada keluarga yang lain tinggal dicatat saja, walaupun berbeda KK bisa disensus pada sensus BPS kali ini," ujarnya.

Sementara di tempat berbeda, Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati meyakinkan agar masyarakat tidak perlu kawatir terkait protokol kesehatan. Para petugas sensus telah dibekali dengan perlengkapan sesuai dengan protokol kesehatan dengan tahapan standart operasional yang juga sesuai dengan protokol kesehatan.

Bunda Indah, sapaan akrab Wabup menuturkan proses untuk verifikasi data yang sudah melakukan pengisian sensus penduduk secara online sangat cepat.

"Prosesnya cepat, memang dibuat sesederhana mungkin, tadi saya hanya sekitar lima menit, untuk yang konfirmasi memang cepat, tapi untuk yang belum sensus online mungkin lima menit lebih," tuturnya.

Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Lumajang, Mudji Setijo mengatakan setiap KK akan didatangi satu orang petugas dengan dibekali data dari kependudukan dan hasil pengisian sensus penduduk secara online.

Dengan dimulainya pendataan dari keluarga Bupati dan Wabup, dirinya berharap masyarakat juga dapat berpartisipasi dan mendukung kegiatan sensus penduduk tahun 2020.

"Ini sebagai simbol, supaya masyarakat juga terpacu untuk turut serta mendukung kegiatan sensus penduduk," terangnya. (Kominfo-Lmj/Fd).

Portal Berita Lumajang V.2.1 © Hak Cipta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang | Dibuat dan dikembangkan dengan