Bupati Lumajang Ingin Wadahi Generasi Muda agar Salurkan Hobi Balap di Ajang Resmi
20 November 2022 | Dilihat 188 kali | Penulis Andika . Redaktur Anam
Foto : Dok. Kominfo-lmj

Bupati Lumajang Thoriqul Haq (Cak Thoriq) berkeinginan untuk memberikan wadah bagi anak-anak muda yang sebelumnya menyalurkan hobinya ikut balap liar. Dengan begitu, potensi atlet yang berbakat tersebut dapat diarahkan dengan mengikuti lomba yang sudah resmi.

"Tidak ada alasan lagi untuk menguji keahlian lewat balap liar. Mari dibuktikan dengan ikut lomba-lomba resmi begini. Karena sebetulnya, potensi itu ada. Makanya kami, pemerintah ingin memberikan ruang untuk anak-anak muda. Baik itu mekanik maupun bengkelnya, atau rider yang bersemangat untuk juara," ungkap dia saat menyaksikan secara langsung Mahameru On Road Racing di Jalan Lintas Timur (JLT) Lumajang, Minggu (20/11/2022).

Cak Thoriq juga mengungkapkan, bahwa kegiatan lomba Road Race merupakan event untuk menjaring atlet-atlet berbakat balap motor. Seperti halnya sejumlah anak-anak SD yang ikut turun menjadi peserta. Hal itu membuat Cak Thoriq bangga dengan para rider cilik yang sudah dibina sejak dini.

"Saya bangga dengan para rider cilik (kecil, red) yang telah dibina sejak dini. Jadi, jika hanya mempunyai nyali saja itu tidak cukup menjadi modal untuk ikut balapan, tetapi skil juga sangat diperlukan," terang diam

Kejuaraan yang memperebutkan piala bupati tersebut menjadi salah satu rangkaian menuju peringatan Harjalu ke-767 tahun.

Sementara itu, Ketua Panitia, Franky Laurens menjelaskan, bahwa dalam event Mahameru On Road Racing merk motor diperbolehkan untuk sama karena kemampuan mekanik juga terkadang tidak jauh beda.

Lanjut dia, karena itu, keberanian rider-rider yang ikut turun dalam ajang Road Race perlu diberikan apresiasi, terlebih bagi mereka yang menjuarai setiap kelas. Mengingat tanpa dibantu rider yang punya nyali dan skill semua tidak berguna.

"Orang yang balapan liar di jalan-jalan belum tentu bisa berani turun ke lapangan. Makanya, untuk membentuk rider yang tangguh, sejak kecil harus dibiasakan ikut begini ini. Mereka mengendarai kendaraan 50 CC dengan mesin pemotong rumput, lalu ketika sudah biasa mereka beralih ke motor bebek," jelas dia.

Tampak peserta dalam event Mahameru On Road Racing bukan hanya pembalap asal Lumajang, namun pembalap-pembalap asal luar daerah hingga luar provinsi juga ikut turun dalam event tersebut. (Kominfo-lmj/Ad)

Portal Berita Lumajang V.2021.2.1 © Hak Cipta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang | Dibuat dan dikembangkan dengan